PB, Jakarta — Heboh dan viral di dunia maya di kompkeks Paspampres Jokowi KALAH TELAK. Hanya satu TPS aja dia menang tipis dari Prabowo. Kenapa itu HEBOH karena ini kompleks Paspampres bukan kompleks pemadam kebakaran atau kompleks perumahan biasa yang tipe 4 L yakni loe lagi loe lagi.

Sudah pasti yang memilih disitu bukan anggota Paspampreals tapi para keluarga besar Paspampres yang terdiri dari istri, orang tua, adik dan anak yang sudah cukup umur untuk memilih. Namun yang pasti yang berperan utama disitu adalah para istri Paspampres. Merekalah Panglima di kompleks itu. Suami-suami mereka walaupun berpangkat tapi harus tunduk pada mereka kalau sudah di lingkungan kompleks.

Para suami adalah singa kalau sudah bertugas menjaga presiden karena itu sudah menjadi protap. Kemana orang nomor satu itu pergi maka pasti para suami ini berada dekat-dekat dengannya. Namun kalau sudah di kompleks maka para istrilah orang yang paling dekat 1×24 jam. Para istrilah yang membikin para suami semangat dalam bertugas sehingga sang presiden jadi aman terkendali.

Namun di kontestasi Pilpres ini para istri Paspampres mempunyai cara tersendiri dalam mengungkapkan isi hati mereka. Mereka gak suka pemimpin pembohong, tukang ingkar janji dan tukang hutang. Mau protes sama suami gak boleh. Maka jalan satu-satunya protes secara konstitusional adalah dengan cara jangan memilih Jokowi. Dan itu riil Nyata bukan HOAX.

Apakah kekalahan Jokowi di kompleks Paspampres lantas para cebong dungu mau boikot Paspampres atau mau membubarkan Paspampres….? Seperti kalah di Sumatera Barat lantas mau Boikot Nasi Padang …..? Yaaah Cebong … makan aja hutang sok mau boikot.

Jadi Jokowi dan pendukungnya gak usah maksa diri harus menang dengan cara curang. Orang yang dekat-dekatnya aja udah gak suka padanya apalagi rakyatnya yang jauh darinya …?

Sudah jelas akan kalah mau minta Pemilu Ulang. Dia yang Berbuat Curang tapi dia yang mau minta Pemilu Ulang. Pemilu ulang dengan Komisioner KPU seperti saat ini sama aja boong. Ini bukti Jokowi bukan pemimpin yang ingin mensejahterakan rakyat tapi pemimpin yang Rela Rakyatnya Mampus dan Menderita.

Ingat, jangan sampai Tuhan sendiri yang turun tangan menghentikan kecurangan kalian maka bakal MODAR kalian semua.

Atau minimal kayak PABLO. Habis mengata-ngatai Prabowo sakit jiwa ….. eeeh malah dia jadi stroke mulut jadi bengkok dan tubuh mati sebelah. Langsung cash and carry.

Dikit lagi OPUNG JENDRAL nyusul kayak PABLO. Sebab dia mulai stress mau ketemu Prabowo tapi gak diterima. Terbukti mau stres adalah kalau dulu jelek-jelekin Prabowo tapi sekarang puja puji Prabowo sampai ke Sidratul Muntaha.

Mari kita ikuti permainan ini sampai akhir dengan sabar. Gak ada yang mati dengan sabar tapi mati dengan darah tinggi banyak. Cari apa hikmah yang Allah akan berikan pada kita. Semoga kita masih menjadi hamba Allah yang melihat kebenaran itu adalah benar dan kebathilan itu adalah bathil.
Kepada Allah jualah kita berserah diri.

Wallahu A’lam …..

 

Oleh : Moh Naufal Dunggio

loading...