PB, Lumajang — Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban kembali memberikan ultimatum kepada pelaku begal agar segera insyaf dan tak lagi melakukan perbuatan melanggar hukum.

“Sekali lagi saya himbau kepada seluruh pelaku begal, agar menghentikan perbuatannya karena Tim Cobra tak akan main-main dalam memberantas kriminalitas di wilayah Lumajang. Bisa dilihat kedua pelaku juga harus kami hentikan dengan timah panas, karena pada saat penangkapan mereka berusaha melawan petugas. Saya akan terus berusaha membuat wilayah Lumajang ini bersih dari pelaku kriminal khususnya begal. tak peduli berapapun peluru yang harus saya keluarkan untuk para pelaku kriminal ini,” tegas Arsal ke[pada wartawan saat pres release terkait begal motor di Desa Sumberejo Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, Rabu (15/5).

Menurutnya, pelaku begal bukan saja merampas kendaraan korban, tapi juga menyebabkan trauma mendalam bagi korbannya.

“Karena pelaku begal cenderung menakuti korbannya dengan senjata tajam. Untuk itu, kami akan perang dengan pelaku begal. Tim Cobra saya siapkan khusus untuk melawan mereka,” ungkap Arsal kembali menebar ancaman kepada para pelaku begal

Senada dengan itu, Kasat Reskrim AKP Hasran juga meberikan lampu kuning kepada para pelaku kriminal yang masih berani melakukan aksinya di wilayah Lumajang. Sesuai atensi dari Kapolres,

Tim Cobra tak segan segan akan tembak di tempat kepada pelaku begal. Ini adalah peringatan terakhir dari kami. Atas perbuatannya, kedua pelaku sendiri diancam kurungan penjara selama 7 tahun karena melanggar pasal 363 KUHP,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Katim Cobra tersebut.

 

(Redaksi)

loading...