PB, Jakarta — Dokter spesialis syaraf, dr. Robiah Khairani Hasibuan (Ani Hasibuan) dilaporkan ke Mapolda Metro Jaya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Redaksi pembawaberita.com, dr. Ani dilaporkan oleh Carolus Andre Yulika atas sangkaan menyebarkan berita bohong yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

Laporan tersebut tertera pada laporan polisi nomor: LP/2929/V/2019/PMJ/Dit Reskrimsus pada tanggal 12 Mei 2019.

Dokter Ani disangkakan telah melanggar Pasal 28 Ayat 2 junto Pasal 35 junto Pasal 45 Ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Oleh karenanya, Dokter Ani dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada Kamis (16/5) sekitar pukul 10:00 WIB di Ruang Subdit Sumdaling Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Hal tersebut merujuk pada Surat Perintah Penyidikan yang tercantum pada nomor: SP.DIK/391/V/RES.2.5/2019/Dit Reskrimsus pada tanggal 15 Mei 2019.

Diketahui, dokter Ani Hasibuan juga sempat menjadi pembicara pada salah satu program  Talkshow stasiun televisi swasta Tv One “Catatan Demokrasi Kita”. Dokter Ani memberikan penjelasan medisnya serta analisa penyebab kematian ratusan petugas KPPS yang menurutnya bukan karena kelelahan.

Namun, penjelasan dokter Ani yang lugas secara medis itu mendapatkan sanggahan dari Politisi PDIP, Adian Napitupulu  dan Politisi Partai Nasdem I Gusti Putu Artha.

 

(Redaksi)

 

 

loading...