PB, Lumajang — Kapolres Lumajang AKBP  Muhammad Arsal Sahban bersama netizen membagikan takjil kepada tukang becak serta warga Lumajang yang kebetulan lewat di depan Mapolres Lumajang, Jum’at (17/5).

Netizen yang dimaksud adalah member dari grup facebook sahabat Kapolres Lumajang yakni sebuah Facebook group milik pribadi kapolres yang membernya saat ini sudah 11 ribu.

Para netizen ini adalah orang-orang yang aktif mengikuti perkembangan dari sepak terjang Kapolres Lumajang dan Tim Cobra Polres Lumajang menyelesaikan problematika masyarakat.

Sebanyak 500 bingkisan takjil yang di peroleh dari sumbangan para netizen dan anggota Polri yang peduli kepada sesama dibagikan dalam acara tersebut.

Kedekatan Kapolres bersama tim Cobranya dengan masyarakat yang tergabung dalam facebook group sangat terlihat saat membagikan takjil.

Sikap garang yang ditunjukkan kepada para pelaku kejahatan, berubah menjadi sikap humanis saat bersama dengan warga masyarakat.

Sebuah pemandangan yang sangat diharapkan oleh masyarakat akan  sosok Polisi ideal yakni polisi yang mampu melindungi, sekaligus mengayomi dan melayani masyarakat.

“Saya berterimakasi kepada netizen member facebook group sahabat kapolres lumajang karena mau menyumbang takjil untuk berbagi dengan tukang becak dan masyarakat yang lewat di depan polres. bulan ramadhan adalah bulan penuh berkah, jadi apa yang disumbangkan Insya Allah akan mendapatkan pahala yang berlimpah,” terang Arsal.

Kata dia kegiatan bersama netizen ini baru pertama kali dilakukan oleh pihaknya.

“Saya senang atas kehadiran ratusan netizen. saya selalu membuka diri dengan masyarakat. kegiatan ini salah satu cara kami menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mensosialisasikan program-program Polres Lumajang. Sejak saya berdinas di Polres Lumajang ada 3 fokus utama yang saya declare untuk kami atasi yaitu masalah Begal, Masalah pencurian sapi dan masalah konflik horizontal masalah tambang pasir,” ujarnya lagi.

Selain itu untuk merealisasikan hal tersebut, Arsal mengaku menerapkan berbagai kebijakan seperti pembentukan Tim Cobra untuk mengatasi Begal dan program 3 lapis keamanan untuk mengatasi pencurian sapi.

“Tiga lapis keamanan ini sendiri terdiri dari program rantai sapi, program garasi ternak dan program satgas keamanan desa. khusus untuk satgas keamanan desa, merupakan program yang dapat menyelesaikan akar masalah kamtibmas karena jumlahnya saat ini ada 5.940 personil, dilengkapi HT dan tersebar sampai tingkat RW,” terangnya.

Menanggapi keberhasilan itu, penggagas silaturahmi member Facebook Group sahabat Kapolres Lumajang Sofie Hendro, mengatakan terus memonitor kinerja dari Kapolres Lumajang utamanya melalui sosial media facebook.

“Saya sangat kagum dengan gebrakan gebrakan pak Arsal menumpas kejahatan di wilayah Lumajang. Namun disisi lain, saya juga takut jika pak Kapolres akan dipindah tugaskan karena melihat reputasi beliau yg sangat cemerlang memberantas begal dan pencurian sapi. Saya berharap pak kapolres masih lama mengabdi di kabupaten lumajang,” ungkap Sofie yang mengaku warga Kecamatan Tekung tersebut.

 

(Redaksi)

 

loading...