PB, Lumajang — Seorang petani bernama Asmad Badrul Husen (22) asal Dusun Sentono Desa Krai Kecamatan Yosowilangun, Lumajang harus berurusan dengan petugas karena kepemilikan pil Koplo.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban  mengatakan, Asmad ditangkap dirumahnya karena tertangkap tangan memiliki 276  butir pil warna putih logo ‘Y’ di rumahnya Ahad (19/5) sekira pukul 13.00 WIB.

“Sudah saya katakan, saya akan tegas terhadap pengedar Narkoba. bagaimanapun mereka menyembunyikan aksinya, pasti akan kami ungkap. Kami punya alat dan strategi untuk mengungkap pelaku penyalahgunaan narkoba,” ujar Arsal.

Kata dia, semua barang bukti tersebut disita dan tersangka harus digelandang ke Mapolres Lumajang karena mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standart persyaratan keamanan, khasiat, mutu dan atau tanpa ijin edar.

“Saya tegas terhadap narkoba, karena saya tidak ingin generasi muda kita hancur akibat ulah pengedar narkoba yang mencekoki anak-anak muda kita dengan barang berbahaya tersebut. Saya himbau kepada orang tua, keluarga dan masyarakat agar mengawasi perilaku anaknya, keluarganya dan warganya agar tidak terjerumus mengkonsumsi narkoba,” geram Arsal.

Sementara itu Kapolsek Yosowilangun AKP Hari SH menjelaskan tersangka adalah seorang petani namun tidak disangka dirinya juga sebagai pengedar Pil Koplo.

“Terlihat saat ditemukan barang bukti sudah dikemas dalam paket paket kecil yang siap jual. Saya akan perketat pengawasan agar narkoba tidak masuk kewilayah saya,” tegas Hari.

 

(Redaksi)

loading...