PB, Lumajang — Pasca kejadian Begal semalam, Tim Cobra Polres Lumajang mengintensifkan patroli di rayon utara wilayah Kabupaten Lumajang, Rabu (22/5).

Hampir seratus pasukan Tim cobra yang dipimpin langsung oleh Kapolres melaksanakan patroli di utara.
Dan saat melihat 3 orang pemuda mengendarai 2 motor, terlihat sebilah clurit dibalik baju terselip di pinggangnya.

Seketika itu kedua pengendara tersebut dipepet oleh tim cobra di Jalan Raya Wonorejo Selatan pos Lantas sebelum Jembatan Bondoyudo Kecamatan Sukodono.

Satu kendaraan dengan plat nomor bertuliskan L 1 NDU (nomor bodong) dan 1 pemuda berhasil diamankan oleh Tim Cobra Polres Lumajang.

1 orang dari kendaraannya melompat ke arah jurang Sungai Bondoyudo dan melarikan diri sedangkan satu pemuda lainnya langsung tancap gas melarikan diri dari sergapan Tim Cobra.

“Mereka membawa clurit, dan saat berpapasan dengan patroli tim cobra, mereka langsung putar balik hendak melarikan diri. bahkan ada yang melompat dari kendaraannya ke arah jurang untuk melarikan diri. kalau bukan rencana mau begal, kenapa mereka lari ?! mudah-mudahan satu orang yang kami tangkap ini bisa menunjukkan pelaku lainnya,” terang Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Senada dengan itu Katim Cobra AKP Hasran Cobra berharap pihaknya kan berusaha secepatnya mengungkap kasus ini.

“Sesuai perintah Pak Kapolres, akan saya ungkap kasus ini. Semoga mereka dari peristiwa ini bisa mengungkap tabir begal yang selama ini terjadi di Lumajang,” ungkap Hasran.

Dia menambahkan ketiga indentitas mereka yaitu AH (19) yang berhasil ditangkap, sedangkan AR (19) dan NH (21) sempat melarikan diri.

“Ketiganya berasal dari Kecamatan Tegal Siwalan Probolinggo,” pungkasnya.

 

(Redaksi)

loading...