PB, Jakarta — Sambil menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya Massa aksi membentangkan bendera Merah Putih berukuran raksasa di Gedung Sarinah, Rabu (22/5).

Usai mengibarkan bendera raksasa itu, massa juga meneriakan yel-yel menurunkan Presiden Jokowi.

“Turun turun turun Jokowi. Turun Jokowi sekarang juga,” teriak massa.

Sementara itu pasukan Brimob yang berjaga dengan menggunakan tameng lengkap dengan helm, terlihat berbaris di depan pagar Mal Sarinah.

Mereka menjaga agar massa aksi tidak masuk ke Jalan MH Thamrin yang jaraknya sekitar 50 meter dari depan Bawaslu.

Begitupula massa yang berada di sana masih bertahan, dan belum nampak akan membubarkan diri.

“Pak polisi, pak polisi, jangan ikut kompetisi. Pak polisi, pak polisi, tolong jaga kami,” nyanyian ini terdengar dari kerumunan massa.

Menyikapi teriakan massa aksi tersebut, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan juga meminta kepada pengunjuk rasa untuk tidak melempari aparat dengan batu ataupun menyalakan petasan yang diarahkan kepada pihaknya.

Melalui mobil komando, Kombes Harry berulang kali menyatakan permintaan itu kepada massa aksi ketika situasi mulai tak kondusif di depan Gedung Bawaslu, Jakarta.

“Hati – hati provokasi teman – teman,” kata Harry.

Saling sahut pun terdengar antara koordinator aksi dengan Harry. Harry lewat pengeras suara juga bilang, bahwa aparat keamanan yang terdiri dari TNI/ Polri bukan musuhnya.

“Kami TNI/ Polri bagian dari teman – teman semua. Kami bagian dari teman – teman juga,” terangnya.

 

(Redaksi)

 

 

loading...