PB, Lumajang — Warga Desa Sumberwringin Kecamatan Klakah, Lumajang kehilangan 3 ekor sapi, Selasa (9/7).

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, dari 2 TKP pencurian tersebut, pencuri awalnya sempat membawa 7 ekor sapi, tetapi 4 ekor dapat diselamatkan oleh pemiliknya.

“Permasalahan utama maraknya pencurian sapi di Daerah klakah, karena kurangnya keaktifan perangkat desa. dari 12 Desa hanya 2 Desa yang aktif dan memilki HT yaitu Desa Duren dan Sawaran Lor, sedangkan 10 desa lainnya, satgasnya belum optimal,” ujar Kapolres melalui Whatsappnya, Rabu (10/7) .

Lanjutnya, tidak aktifnya Satgas Keamanan Desa, di Desa Sumberwringin disebabkan karena Kepala Desa terlalu abai dengan keberadaan Satgas Kamdes yang selalu disosialisasikannya.

“Bahkan saat Satgas keamanan Desa se Kecamatan Klakah dikumpulkan di kecamatan oleh forkopimca, hanya Desa Sumberwringin yang tidak mengirim satgasnya,” sesal Kapolres.

Kata dia akibat tidak responnya Kepala Desa itu, kini warga Desa Sumberwringin telah menjadi korban pelaku kejahatan yang selama ini diberantasnya.

“Sudah saya perintahkan Kapolsek untuk terjun langsung aktifkan Satgas Kamdes Sumberwringin dan pasang portal di titik-titik tertentu supaya tidak mudah dilalui para pelaku kejahatan,” ujarnya lagi.

Lebih jauh Kapolres menerangkan bahwa dari pencarian jejak yang dilakukan pihaknya, jelas sekali kalau sapi yang dicuri dinaikkan pick up.

“Anjing pelacak dan masyarakat pencari sama-sama melacak dan berhenti di posisi akhir di tempat yang sama dan terlihat bekas-bekas mobil ditempat tersebut,” jelasnya.

(Redaksi)

loading...