PB, Lumajang — Masyarakat Dusun Rekasan Desa Bago Kecamatan Pasirian, Lumajang digegerkan dengan temuan seekor ikan paus yang mati membusuk di pesisir pantai Bambang, Kamis (11/7).

Kejadian itu pertama kali diketahui oleh masyarakat Dusun Rekesan bernama Siyo (47) pada saat dirinya akan pergi ke sawah yang lokasinya dekat dengan pesisir pantai Bambang.

Saat itu Siyo melihat ada benda besar dan baunya menyengat, setelah didekati ternyata bangkai ikan paus yang berukuran panjang sekitar 11 meter .

Selanjutnya temuan tersebut dilaporkannya kepada Kepala Dusun Rekasan dan Polsek Pasirian.

Personil Polsek Pasirian yang mendengar informasi tersebut segera mendatangi lokasi. Setelah berkoordinasi dengan masyarakat, anggota Polsek Pasirian mengajak Masyarakat dan Satgas Keamanan Desa setempat untuk mengubur paus tersebut di lokasi penemuan.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengungkapkan kondisi ikan paus yang sudah membusuk tersebut dimungkinkan ikan paus sebesar 4 kali tubuh orang dewasa itu telah mati beberapa hari yang lalu di lautan.

Kemudian kata dia, bangkai yang terombang ambing di lautan tersebut terseret ombak hingga ke pesisir dan terdampar di pantai Bambang.

“Sya menghimbau agar tetap menjaga kelestarian laut, karena jika dilihat sebenarnya paus tersebut bisa tumbuh lebih besar lagi. Namun karena pencemaran di lautan mungkin penyebab kematian mamalia terbesar dilautan tersebut. untuk kedepannya marilah kita jaga alam kita agar hal seperti ini tidak terjadi lagi,” ungkap Arsal.

Dia juga mnegatakan, pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan tentang sebab-sebab kematian ikan paus tersebu.

“Apakah ada perburuan ikan paus oleh nelayan atau sebab-sebab lain seperti pencemaran dilautan,” ujar Arsal lagi.

Perlu diketahui ukuran paus yang ditemukan terdampar di pantai Bambang, Kecamatan Pasirian Lumajang berukuran panjangnya 11 meter, tinggi 100 cm dan lebar badan 150 cm.

(Redaksi)

loading...