PB, Lumajang — Keberhasilan Desa Sumber Mujur yang berada di Kabupaten Lumajang dalam menyabet juara 2 dalam Lomba Sistem Keamanan Lingkungan se-Jawa Timur di Makodam V Brawijaya dalam acara HUT Bhayangkara ke-73 membuktikan Satgas Keamanan Desa di Lumajang telah menjadi “Role Model” sistem pencegahan kejahatan secara nasional.

Prestasi ini diraih lantaran desa tersebut berhasil menerapkan konsep Satgas Keamanan Desa hingga mampu menekan angka kriminalitas hingga di titik nol dalam beberapa bulan terakhir.

Meskipun masih berumur jagung, namun peran Satgas Keamanan Desa (SKD) yang merupakan gagasan Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban dinilai sangat efektif menanggulangi berbagai permasalahan kamtibmas.

Desain Sistem keamanan yang di buat oleh Desa Sumber Mujur berupa one gate system dengan membangun 3 portal yang mengelilingi desa tersebut terbukti sangat efektif.

Pola kerjanya anggota SKD menjaga ketiga portal tersebut, dan setiap orang asing wajib lapor bila memasuki desa sumber mujur, setelah itu akan diantar ke rumah tujuannya. Selain itu ada kegiatan Patroli SKD bersama bhabinkamtibmas dan Babinsa yang dilakukan secara rutin.

Anggota Satgas Keamanan Desa (SKD) Sumber Mujur berjumlah 63 orang telah dibekali HT semuanya.

Menyikapi hal itu, Kapolres Lumajang mengatakan penilaian yang dilakukan oleh Tim Dari Polda Jawa Timur secara dadakan tak membuat SKD Sumber Mujur kelabakan

“Penilaian dadakan dari pihak Polda Jawa Timur bukan menjadi masalah bagi SKD tersebut, mengingat sistem keamanan yang diterapkan di desa sumbermujur tidak hanya di tujukan untuk lomba, tapi ril apa adanya seperti itu. Tanpa adanya lomba ini pun, desa ini sudah berhasil menciptakan sistem keamanan yang dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warganya,” ujar Kapolres.

Menurutnya, konsep Satgas Keamanan Desa di Lumajang bisa menjadi Role Model pencegahan kejahatan di Indonesia.

“Konsep SKD yang saya bangun ini muncul dari teori Community Crime Prevention yaitu sistem pencegahan kejahatan dengan melibatkan partisipasi masyarakat secara Informal. Saat ini jumlah anggota SKD se-Kabupaten Lumajang 5.940 personil yang tersebar di semua RW, serta dilengkapi HT dan seragam sebagai identitas satgas di desanya,“ ujar Arsal lagi.

Sementara itu Kepala Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro, Safi’i mengatakan pihaknya tidak menyangka SKD di desanya mendapatkan juara 2 tingkat Provinsi Jatim.

“Sebagai kepala Desa saya ingin membuat maju desa saya sebagai desa wisata. Tapi semua tidak akan tercapai kalau tidak aman. jadi keamanan saya utamakan,” ujarnya.

Lanjutnya, program Satgas Keamanan Desa yang digagas oleh Kapolres, sangat didukung oleh pihaknya karena benar-benar bisa menciptakan keamanan di desanya.

“Semoga dengan semakin amannya Desa Sumber Mujur, akan memajukan pariwisata di sini,” jelas Safi’i.

(Redaksi)

loading...