PB, Lumajang – Bukannya berbuat kebaikan menyambut Hari Raya Idul Adha, Bayu Supandi  malah mengedarkan barang terlarang jenis pil koplo dengan logo Y pada malam takbiran pada Sabtu, (10/8).

Akibatnya, ia pun langsung di tangkap oleh Tim Cobra Polres Lumajang.

Pelaku ditangkap di dalam rumahnya Dusun Darungan Desa Gesang, Kecamatan Tempeh.

Saat dilakukan penangkapan, pelaku tak bisa mengelak karena ditemukan pula barang bukti sebanyak 1.681 pil koplo warna putih dengan logo ‘Y’ siap edar.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku digelandang ke Mapolres Lumajang serta mendapat ancaman pidana maksimal selama 10 tahun dan denda maksimal sebanyak 1 Milyar Rupiah karena diketahui melanggar pasal 197 Sub. 196 UURI No. 36 tahun 2009, tentang Kesehatan.

Kapolres Lumajang Muhammad Arsal Sahban menerangkan bahwa pelaku sudah menjadi target operasi dari Tim Cobra dalam seminggu terakhir.

“Anggota saya memang telah mencium gelagat tak wajar dari pelaku seminggu terkahir, sehingga dilakukan pembututan hingga ke rumah tersangka. Alhamdulillah setelah dilakukan penggrebekan, ditemukan ribuan pil koplo siap edar yang disembunyikan di dalam rumahnya. Saya berjanji akan terus mengejar pelaku peredaran obat obatan terlarang yang dapat merusak generasi penerus bangsa,” ungkap Arsal.

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Lumajang, AKP Ernowo yang juga bagian dari Tim Cobra menyatakan akan berusaha membersihkan peredaran narkoba hingga akar-akarnya di wilayah Lumajang.

“Sesuai atensi dari Pak Kapolres, peredaran obat obatan terlarang ini menjadi musuh nomor satu di wilayah Lumajang selain begal dan pencurian sapi. Kampanye tangkap seluruh pengedar pil koplo akan terus saya galakan hingga kota kita ini benar-bebar bersih dari narkoba,” tegas Ernowo.

 

 

(Redaksi)

loading...