PB, Lumajang — Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban, menyambut hangat Ketua Paguyuban warga Papua di Lumajang, Iskandar Rumbia (60) warga Dusun Krajan Wonokerto Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang.

Setelah marak di medsos tentang mahasiswa papua yang melancarkan aksi unjuk rasa, Kapolres Lumajang merangkul Ketua Paguyuban Papua di Kabupaten Lumajang dan menjamin bahwa warga papua aman dari tindakan diskriminasi.

“Saya menyatakan bahwa warga Papua yang tinggal di Lumajang tidak akan mendapat perlakuan diskriminasi dari warga sekitar. Yang saya pahami warga Lumajang sangat wellcome terhadap semua pendatang. Bisa kita buktikan bahwa tidak ada tindakan-tindakan rasis yang dilakukan oleh orang Lumajang,” ujar Arsal, Rabu (21/8).

Dia mengaku telah mengkomunikasikan persoalan tersebut dengan BEM-BEM universitas di Lumajang untuk menyuarakan #savepapua dan #stoprasisme , dan semuanya sangat mendukung”.

“Kita semua dalah satu tumpah darah dan satu tanah air yakni Indonesia. Para pahlawan dengan susah payah memerdekakan Indonesia dari sabang sampai merauke, NKRI adalah harga mati. Janganlah kita isi kemerdekaan ini dengan pertikaian dan perpecahan. Marilah bersatu padu memajukan negeri kita ini untuk menyongsong masa depan yang cerah,” jelas Arsal.

Sementara itu, Iskandar Rumbia mengatakan bahwa pihaknya telah menyarankan warganya untuk tidak anarkis.

“Saya menyampaikan kepada teman-teman warga papua di lumajang untuk tidak anarkis dan mendukung semua langkah Polri. Saya sangat support dengan langkah-langkah Tim Cobra Polres Lumajang selama ini, dan mendukung sepenuhnya tindakan tim cobra dalam menciptakan keamanan di Lumajang,” ujar iskandar.

 

(Redaksi)

loading...