PB, Lumajang — Setelah banyak beredar kabar hoax tentang perselisihan warga Papua yang ada di perantauan di beberapa kota di Indonesia, Polres Lumajang mengajak seluruh warga papua yang berada di Kabupaten Lumajang untuk senam bersama, di Lapangan Satlantas Polres Lumajang, Jum’at (23/8).

Terlihat hadir anggota TNI dari batalyon 527 yang berasal dari papua ikut senam bersama.

Para peserta senam terlihat sangat semangat dan juga serempak menarikan gerakan senam Sajojo dan juga senam Tobelo, senam yang berasal dari ujung timur Indonesia.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban memastikan bahwa warga Papua yang ada di Kabupaten Lumajang dalam keadaan aman.

“Senam bersama dengan warga papua khususnya teman-teman papua yang ada di Batalyon 527 sebagai bentuk cooling system ramainya pemberitaan tentang isu rasisme. Perlu kami tegaskan bahwa Indonesia adalah rumah kita bersama, kita harus menjaga persatuan dan kesatuan. isu rasisme merupakan hoax yang terus diproduksi dan dipublikasikan secara masif dengan tujuan ingin memecah belah NKRI,” ungkap Arsal.

Dia juga mengatakan bahwa pemilihan senam Sajojo karena senam asal Papua itu telah melegenda.

“Senam pagi hari ini sengaja kami memilih senam Sajojo dan senam Tobelo. Karena Senam Sajojo sendiri berasal dari Tanah Papua yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia sedangkan senam Tobelo berasal dari Halmahera yang berada di Maluku utara. Ini menandakan Budaya Indonesia dari semua suku dari sabang sampai merauke sudah sangat di terima dan bahkan sudah menjadi bagian masyarakat di seluruh Indonesia, ”jelas Arsal

 

(Redaksi)

loading...