PB, Makassar — Sejumlah Prajurit Lantamal VI dengan mengenakan  Pakaian Dinas Upacara  terjun ke laut dari geladak KAL Birang II.6.62  yang sandar dermaga layang Markas Komando TNI Angkatan Laut VI (Lantamal VI), Selasa (8/10).

Mereka yang berpakaian seragam khas pelaut putih-putih seketika menceburkan dirinya ke laut.

Aksi terjun ke laut tersebut sontak menarik perhatian para undangan dan peserta upacara.

Pasalnya para prajurit itu masih menggunakan pakaian kebesaran TNI AL warnah putih-putih saat terjun ke laut.

Suasana berubah dan jadi atraksi yang menarik setelah mereka  mengetahui bahwa aksi tersebut adalah sebuah tradisi dikalangan jajaran TNI AL.

Mereka yang terjun merupakan prajurit Lantamal VI berpangkat Kopral yang baru saja naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dengan enceburkan diri ke laut dan merupakan tradisi TNI AL (Voordebog).

“Tradisi ini sebagai ungkapan rasa syukur, terima kasih, dan gembira atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari sebelumnya,” kata Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Lantamal VI Letkol Laut (P) Andik Putro Wibowo, S.Sos.

Kata dia, dengan bertambahnya pangkat satu tingkat lebih tinggi dapat memacu semangat dan motivasi dalam melaksanakan tugas.

“Juga hendaknya selalu meningkatkan diri dengan belajar dan berlatih sehingga tugas-tugas yang diemban dapat dilaksanakan dengan baik,” ujarnya lagi.

Untuk diketahui, Voordebog merupakan tradisi TNI AL dari masa ke masa yang digelar saat momen kenaikan pangkat prajurit yang dilakukan dengan terjun ke laut.

Umumnya, “ritual” ini berlaku bagi prajurit TNI AL yang naik pangkat menjadi Kopral Dua (Kopda).

Prajurit yang terjun dari dermaga mengenakan pakaian dinas upacara setelah dikukuhkan pangkat barunya.

Biasanya, jika upacara berlangsung di kapal perang (KRI), maka prajurit dilemparkan dari haluan ke laut.

(Redaksi)

loading...