PB, Keerom — Jalur lintas batas merupakan jalur yang sering digunakan masyarakat untuk melintasi antar negara.

Dengan melihat kondisi masyarakat yang tidak sedikit, jalur ini juga kerap disalahgunakan untuk membawa barang-barang ilegal seperti miras, narkoba ataupun muhandak.

Demi menjaga kemanan dan ketertiban pelintas batas, Satgas Pamtas Yonif Raider 509 Kostrad Pos Kout yang dipimpin oleh Kapten Inf Rhetorica Tiertha Amandica,  melaksanakan pemeriksaan rutin pelintas tapal batas di Kampung Workwana, Keerom, Papua. Senin (7/10).

“Pemeriksaan yang dilakukan oleh para anggota sesuai dengan prosedur yang dilaksanakan, dimana para anggota memeriksa kendaraan mulai dari depan, bawah, atas dan belakang kendaraan,” ujar Kapten Rheto.

Kata dia, hal itu dilakukan karena dikhawatirkan terdapat barang illegal yang tidak boleh masuk ke Indonesia dan dapat merugikan negara, khususnya masyarakat ditapal batas.

“Pemeriksaan ini bertujuan untuk mencegah masyarakat yang membawa barang-barang terlarang masuk ke Indonesia dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar,” ujarnya lagi.

Lanjutnya, kegiatan pemeriksaan dilakukan terhadap kendaraan-kendaraan yang melintasi jalur perbatasan RI-PNG

“Pemeriksaan dikhususkan untuk barang bawaan dan kelengkapan surat-surat kendaraan bagi para pelintas tapal batas,” imbuhnya.

Dia menambahkan bahwa kegiatan pemeriksaan tersebut juga mendapatkan dukungan dari para Tokoh Masyarakat.

“Tokoh Masyakarat memiliki harapan besar agar kegiatan ini dapat rutin selalu dilakukan, guna mencegah peredaran barang-barang terlarang atau ilegal serta menjaga stabilitas keamanan bagi masyarakat Kampung Workwana, Keerom, Papua,” pungkasnya.

(Redaksi)

loading...