PB, Jakarta — Wakil Ketua Umum BPP KKSS DR. H. Andi Jamaro Dulung menghimbau kepada seluruh warga perantau KKSS di seluruh Nusantara untuk menjadi duta perdamaian dimanapun berdomisili.

Himbauan Tokoh KKSS itu disampaikan menyusul adanya insiden di Penajam Paser Utara yang diduga melibatkan warga KKSS, pada Rabu kemarin (16/10).

“Saya menghimbau kepada seluruh warga Bugis Makassar, Mandar, Toraja di Seluruh Indonesia terutama di Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara agar semua bergerak menuju kedamaian,” pesan Andi Jamaro, Kamis (17/10).

Kepada warga KKSS, mantan Anggota DPR RI itu juga mengingatkan agar senantiasa manjadi pioner pembangunan dimana pun berada.

“Kita ini pendatang yang harus memberikan arti positif bagi pembangunan di manapun kita berpijak,” ujarnya lagi.

Andi juga berpesan bahwa sebagai pendatang di daerah orang, warga KKSS semestinya menghormati kearifan lokal  budaya setempat dan tidak menjadi biang keonaran.

“Tidak boleh kehadiran kita menjadi biang keonaran bagi masyarakat di mana kita berada,” imbuhnya.

Wakil Ketua Umum KKSS itu berharap agar warga KKSS senantiasa mendahulukan penyelesaian perbedaan secara musyawarah mufakat.

“Begitupun kalau ada konflik serahkan kepada hukum  jangan bertindak sendiri-sendiri,” jelasnya.

Menurutnya konflik horisintal yang melibatkan suku sangat berdampak pada stabilitas nasional.

Oleh karenanya terang Andi, tidak boleh ada konflik yang mengatasnamakan suku apalagi mengatasnamakan agama.

“Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita jangan sampai dibawa-bawa menjadi konflik antara suku apalagi konflik antar agama,” tegasnya.

Dia menambahkan bahwa pembangunan di Indonesia membutuhkan persatuan dan keakraban dari semua anak bangsa.

 

(Redaksi)

loading...