PB, Kendari — Ratusan Mahasiswa Kendari yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Sultra Bersatu dan perwakilan keluarga almarhum Yusuf, kembali menggeruduk Mapolda Sultra untuk menyampaikan aspirasi terkait gugurnya Yusuf dan Randi, Selasa (22/10)

Pantauan jurnalis Pembawaberita.com siang tadi, acara awal para mahasiswa melakukan aksi teatrikal dan pembacaan puisi yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan orasi dari pihak mahasiswa maupun perwakilan keluarga almarhum Yusuf.

Dalam kegiatan aksi demonstrasi tersebut, para mahasiswa membakar ban di depan brikade kawat berduri milik polisi yang membuat kondisi semakin memanas.

Beberapa insiden yang terjadi dalam aksi demonstrasi damai tersebut, diantaranya ;

1. insiden pengeroyokan terhadap oknum Intel Brimob Sultra karena yang bersangkutan diduga sebagai provokator oleh para mahasiswa. Kejadian sekitar pukul. 13.03 Wita.

2. Insiden sempat ricuh karena adanya pelemparan batu dari para mahasiswa yang dimana pihak polisi juga menyiramkan water canon, namun kejadian tersebut tidak berlangsung lama.

3. Adanya kabar yang diperoleh, terkait beberapa mahasiswa yang sempat menjadi korban luka-luka akibat dari upaya represif pihak kepolisian, Kejadiannya kurang lebih sekitar pukul. 15.00 Wita.

4. Kawat duri yang dipasang oleh kepolisian juga tidak luput dari sasaran amuk para mahasiswa.

 

(Syah)

loading...