PB, Australia  — Dokter gigi RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso Makassar Mayor Laut (K/W) drg. Lusy Damayanti, Sp.KGA mengikuti conference Internasional Symposium of Public Health (ISOPH4).

Simposium hasil kerjasama Griffith University Australia bersama co Host Universitas Airlangga Surabaya dan Universitas Hasanuddin itu digelar di Kampus Public Health Griffith Australia. Jum’at (1/11).

Sebagaimana diketahui Mayor Laut (K/W) drg. Lusy Damayanti, Sp.KGA sekarang ini tercatat sebagai mahasiswa program studi Doktor S3 di Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat
Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Adapun judul paper internasionalnya adalah The Influence of Colostrum toothpaste and S Ig A to prevent early childhood caries in Ujung Tanah Subdistrict Makassar.

Dalam presentasi Internasionalnya Mayor Laut (K/W) drg. Lusy Damayanti, Sp.KGA menerangkan bahwa sebuah literatur review yang di tampilkan bidang inovasi merupakan program preventif penyakit karies gigi pada anak dimana anak adalah sebagai generasi emas bangsa.

“Sepatutnya kesehatan secara komprehensif termasuk perhatian kesehatan gigi dan mulut pada anak,” ujar Mayor Laut (K/W) drg. Lusy Damayanti, Sp.KGA yang dalam kesehariaanya berdinas di RSGM Ladokgi TNI AL Yos Sudarso Makassar ini.

Program studi Doktor S3 Ilmu Kesehatan Masyarakat FKM Universitas Hasanuddin (Unhas) berhasil meloloskan 26 paper pada agenda conference internasional di International Symposium of Public Health (ISOPH4). Paper dari Mayor Laut (K/W) drg. Lusy Damayanti, Sp.KGA termasuk dalam 26 paper yang lolos.

Dalam conference internasional tersebut menghadirkan keynote speaker yang mumpuni di bidangnya yaitu Prof Cordia Chu dari Griffith University, Prof. Gufron Ali dari Indonesia, Prof. Low dari Univ Malaysia, Prof Chandra Yoga Aditama, dan Prof.Paul Burton dari Australia.

Serta presentase paper riset mutakhir dari berbagai Negara termasuk 26 paper yang lolos dari para kandidat doktor dari prodi Ilmu kesehatan masyarakat FKM Unhas.

Berbagai tema yang menjadi trending topic pada conferences kali ini adalah; pembangunan berkelanjutan, pengendalian dan transisi epidemiologi, global health issue, health policy transform, tobacco control, hospital manajement dan issue pembiayaan kesehatan.

(Redaksi)

loading...