PB, Lumajang — Bupati, Kapolres dan Dandim 0821/Lumajang mengerahkan personilnya untuk melaksanakan patroli di wilayah rawan kriminalitas di Kabupaten Lumajang, Selasa malam (5/11).

Tidak kurang sebanyak 70 personil gabungan ikut bagian dalam kegiatan yang dimulai dari Makodim 0821/Lumajang tersebut.

Sebagian besar dari personil ini menggunakan motor trail serta diback up kendaraan roda empat dibelakang konvoi motor tersebut.

Sekira pukul 20.00 WIB, Tim Patroli pun mulai bergerak berpatoli ke arah timur tepatnya ke wilayah JLT.

Tim Patroli sempat berhenti untuk mengecek warung remang-remang di JLT meskipun di tempat tersebut tidak ditemukan orang-orang yang mencurigakan maupun benda terlarang.

Tim Patroli pun melanjutkan patrol kearah utara dan masuk ke wilayah Kecamatan Randuagung.

Di wilayah tersebut, baik Bupati, Kapolres maupun Dandim 0821/Lumajang berhenti di wilayah padat penduduk.

Di tempat itu Tim Patroli mendengarkan kritik dan juga saran dari masyarakat kecil kepada pemerintah Kabupaten Lumajang.

Dari penuturan masyarakat, Tim Patroli memperoleh informasi bahwa kinerja dari tiga pilar Kabupaten Lumajang sudah optimal.

Rombongan pun kembali melanjutkan patroli ke wilayah Kecamatan Ranuyoso tepatnya di Desa Ranupakis serta ke wilayah Wates Wetan.

Lagi-lagi di tempat tersebut para rombongan berhenti untuk mendengarkan aspirasi dari rakyat. Akhirnya rombonganpun menyelesaikan patrol semalam di kantor Kecamatan Ranuyoso serta melaksanakan apel konsolidasi.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut adalah patroli bersama untuk terus menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Kabupaten Lumajang.

“Jangan sampai wilayah pinggiran dari Kabupaten Lumajang dijadikan sasaran empuk para pelaku kriminalitas,” ujarnya.

Lanjutnya kegiatan ini juga merupakan salah satu wujud bentuk kepedulian Polres Lumajang kepada masyarakat.

“Jangan sampai ada begal maupun pencurian sapi di wilayah utara Kabupaten Lumajang ini. Jika memang ditemukan para pelaku kejahatan saat kami patroli bersama, saya tegaskan untuk tembak di tempat,” tegas pria lulusan S3 Universitas Padjajaran Kota Bandung tahun 2010 tersebut.

Senada dengan itu, Bupati Lumajang, H Toriqul Haq, mengatakan, kegiatan tersebut adalah salah satu cara dari pemerintah untuk mendengarkan langsung aspirasi dari rakyat.

“Saya bersama Pak Kapolres dan Pak Dandim langsung turun ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi dari rakyat,” tegas Bupati Lumajang.

Sementara itu, Dandim 0821/Lumajang, Letkol Inf. Ahmad Fauzi, mengatakan pihaknya selalu siap bersinergi dengan semua pihak untuk menciptakan kondusifitas di Lumajang.

“Kami selalu siap membantu keamanan diwilayah lumajang bersama dengan Polri dan pemerintah Daerah. Babinsa telah saya instruksikan untuk maksimalkan siskamling di masyarakat,” ujar Fauzi.

(Redaksi)

loading...