MAKASSAR – Ketika salah satu pimpinan lembaga milik pemerintah pusat, mengucapkan dan menjadi heboh soal penggunaan cadar dan celana cingkrang yang kemudian “dipaksakan” jika kedua ciri tersebut memiliki hubungan dengan salah satu perangai jahat alias radikal.

Namun keributan yang dilontarkan oleh salah satu menteri pilihan Presiden Jokowi ini, rupanya tidak menjadikan rakyat ambil pusing, bahkan seakan menganggap jika “peringatan” radikalisme itu, hanyalah angin lalu dan tidak lebih dari kurangnya pengetahuan seorang menteri yang diangkat atas dasar suka dan tidak suka.

Hal itu terjadi di Kabupaten Jeneponto, ketika 32 Desa melakukan pemilihan kepala desa serentak. Dari hasil yang diakui oleh warga masing-masing desa, hampir sebagian besar para cakades dari incumbent, kalah dengan pendatang baru.

Mungkin hal itu terlihat biasa saja, namun berbeda ketika salah satu desa bernama Desa Pallantikang, Kecamatan Bangkala, Kab. Jeneponto, Sulsel, lebih suka dan lebih mempercayai kepada seorang wanita bernama Saleha Dg. Sakking yang masih berumur 38 tahun.

Pada hasil penghitungan suara yang masuk, Saleha ternyata memenangkan pertarungan dengan kemenangan mutlak. Saleha yang berhasil meraih 1.323 suara, mengalahkan 3 orang pria yang menjadi lawannya. Dan yang membuat Saleha menjadi semakin menarik, karena Saleha dalam kesehariannya menggunakan cadar, pakaian yang menjadi “momok” bagi menteri yang seharusnya justru harus melindungi bukannya mempersoalkan soal keinginan berpakaian seorang muslim.

Rupanya keikutsertaan Saleha dalam pemilihan kades di desanya, atas desakan warfa desa, bukan karena keinginannya sendiri, “Bukan keinginannya tapi warga.yang memaksa untuk ikut maju bertarung,” ujar Kasma yang juga kakak kandung Saleha alias Daeng Sakking, yang memang dikenal warga dalam kesehariannya selalu menggunakan cadar.

Namun rupanya bagi warga Desa Pallantikang, pakaian cadar yang digunakan oleh Saleha bukan masalah buat mereka, apalagi sampai dianggap seorang muslim yang memiliki perilaku radikal.

Karena Saleha bagi mereka adalah seorang muslim baik, karena selain berjiwa sosial yang tinggi, dikenal juga sangat dermawan serta bijaksana dalam membuat keputusan yang adil.

Rupanya kejadian terpilihnya Saleha yang bercadar menjadi kades, menjadi viral di sosial media mengingat masih hangatnya pernyataan dari menteri Agama soal radikal, dengan cadar dan celana cingkrang.

(sumber)

loading...