PB, Makassar — Ibu-Ibu Koordinator Cabang (Korcab) VI Jalasenastri Armada II yang dipimpin langsung Ketua Korcab VI DJA II, Inca Hanarko Djodi Pamungkas mengikuti sosialisasi tentang bahaya paham radikalisme dan Undang-Undang lnformasi Transaksi Elektronik (UU ITE) jajaran Dharma Pertiwi Daerah G, di Gedung Serbaguna Suryadharma Koops AU II , Senin (18/11).

Sosialisasi yang diselenggarakan oleh organisasi Dharma Pertiwi Daerah G ini membahas tentang bahaya radikalisme dan ekstrimis yang disampaikan Wahyu Nurcahyo dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) serta berita Hoaxs/berita Palsu yang disampaikan oleh Komisaris Polisi Hari Agung dari Cyber Ditreskrimsus Polda Sulsel.

Ketua Dharma Pertiwi Daerah G, Endang Surawahadi dalam sambutannya mengatakan bahwa radikalisme merupakan suatu ideologi dan faham yang ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik dengan menggunakan cara-cara kekerasan/ekstrim yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Kata dia, seiring dengan perkembangan era digital, beberapa fakta menujukkan bahwa situs online ataupun media sosial dijadikan sarana penyebaran propaganda, retorika, berita-berita hoaks. Opini-opini sesat yang bertujuan untuk penyesatan ideologi.

“Hal tersebut dapat kita Iihat dari berbagai kasus seperti ujaran kebencian. kekerasan, konten-konten tidak etis/santun dan lainnya yang dapat melibatkan seluruh elemen masyarakat,“ ujar Ketua Dharma Pertiwi Daerah G.

Lanjutnya, menghadapi fenomena dan potensi ancaman tersebut, maka Dharma Pertiwi Daerah G sebagai organisasi isteri prajurit, perlu meningkatkan pemahaman mengenai Bahaya Paham Radikalisme guna membentuk pondasi ideologi yang kuat dan memahami Undang-Undang lnformasi Transaksi Elektronik (ITE) urgensi literasi di era digital .

“Mengingat esensi dari kegiatan ini sangat besar, saya berharap ibu-ibu sekalian agar mengikuti sosialisasi dengan baik. sehingga tidak terjerumus ke dalam paham radikalisme dan menjadi pelopor insan penggunaan media ITE yang bijak di tengah keluarga dan masyarakat sekitarnya,” ujarnya lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Dharma Pertiwi Daerah G juga menghadirkan Nur Dhania bersama ibundanya untuk berbagi pengalaman selama tinggal di negara Suriah.

Turut hadir dalam sosialisasi itu, Ketua IKKT Kosekhanudnas II, Santy Yulianta , para pengurus Dharma Pertiwi Daerah G serta organisasi istri -istri prajurit TNI wilayah Makassar.

 

(Redaksi)

loading...