PB, Makassar — Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Komando Armada (Koarmada) II, Laksamana Pertama Rahmat Eko Rahardjo membuka Latihan Operasi Gabungan Terpadu Penanggulangan Bencana (Gulben) TA 2019 di Pangkalan Utama TNI AL VI, Selasa (19/11).

Latihan yang dijadwalkan akan berakhir pada hari Jum’at tanggal 22 November 2019 ini juga dihadiri oleh Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Laksamana Pertama TNI Hanarko Djodi Pamungkas yang sehari-harinya menjabat sebagai Danlantamal VI Makassar.

Membacakan amanat Panglima Koarmada II, Danguspurla Koarmada II mengatakan kondisi geografis wilayah kerja Lantamal Vi berisiko terdampak bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi sehingga kesiapsiagaan diperlukan sepanjang waktu.

“Ini adalah bagian daripada tugas Lantamal VI sebagai bagian integral dari TNI yang memiliki tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang di dalamnya termasuk tugas bantuan penanggulangan bencana alam,” ujar Laksma Rahmat Eko Rahardjo yang juga merupakan Wadirlat pada Operasi tersebut.

Kata dia, latihan operasi yang dilaksanakan ini dimulai dari perencanaan hingga pelaksanaan operasi dengan tujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kontijensi yang terjadi berkaitan dengan bencana alam.

“Manfaatkan kesempatan latihan ini dengan sebaik-baiknya sekaligus untuk merefresh kembali kemampuan yang dimiliki, sehingga akan lebih mahir baik secara teknis maupun taktis,” tegasnya.

Usai acara pembukaan, Wadirlat beserta Pangkogasgabpad beserta pejabat Kogasgabpad lainnya mengunjungi posko-posko latihan yang berada di dalam gedung Sultan Hasanuddin tersebut.

Sebelum acara pembukaan latihan tersebut, Wadirlat melaksanakan kunjungan kehormatan ke Mako Lantamal VI dan diterima langsung oleh Danlantamal VI beserta para Asisten Danlantamal VI beserta Dansatrol Lantamal VI di ruang Kajaolaliddo Mako Lantamal VI.

Hadir dalam acara ini, Komandan KRI AHP-355, Komandan KRI KST-356, Perwakilan Kodam XIV/Hasanuddin, perwakilan Ditpolair Polda Sulsel, perwakilan Wing II Paskhas, Perwakilan Kansar Kota Makassar, Perwakilan BPBD Kota Makassar serta unsur terkait lainnya.

(Redaksi)

loading...