PB, Jabar – Jonggol diperkirakan pada 2-3 tahun kedepan akan menjadi sebuah daerah yang  memiliki kepadatan penduduk yang semakin besar, salah satu indikasi yang menyebabkan hal tersebut terjadi, dengan adanya pembangunan sebuah kompleks perumahan kelas menengah sebanyak 100 ribu.

Menurut Asosiasi Pengusaha Bumiputera Indonesia (Asprindo), melalui ketuanya, Jose Rizal, keberadaan perumahan ini secara tidak langsung akan ikut membantu para pemilik UMKM yang ingin memiliki rumah layak huni yang terjangkau.

“Kami harapkan nanti UMKM yang tergabung dalam Asprindo bisa menjadi mitra utama dengan pihak perusahaan, untuk mengelola secara langsung keberadaan UMKM khususnya dalam usaha kebutuhan sembako masyarakat,” ujar Jose Rizal kepada media ini.

Jose Rizal bersama dengan sekretaris Asprindo, Ir. Irwansyah dan beberapa anggota Asprindo lainnya, mengunjungi lokasi perumahan di Jonggol bersama dengan salah satu ketua calon kuat Direktur Utama Perum Pembangunan Perumnas (Perum PPN).

Saifullah sendiri yang dimintai keterangannya memang mengharapkan agar lembaga-lembaga yang berafiliasi dengan ekonomi kerakyatan bisa menjadi mitra dengan pihak Perum PPN.

“Ini adalah hal yang sangat baik, karena nantinya pihak Perumnas bisa memiliki rekanan yang benar benar mengerti dan ahli dalam ekonomi kerakyatan, Asprindo memiliki pengetahuan yang sangat luas soal itu,” ujar Saiful yang mendampingi petinggi Asprindo.

Jonggol nantinya akan dijadikan salah satu wilayah percontohan untuk menyelesaikan rencana pembangunan 1,5 juta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo.

“Jonggol adalah salah satu wilayah dari wilayah wilayah lainnya yang ada di Indonesia untuk  ikut menyelesaik program satu juta rumah dari pak Jokowi,” pungkas Saifullah.

loading...