PB, JAKARTA – Kasus pengemplangan dana di perusahaan asuransi Jiwasraya yang dikenal dengan nama Jiwasrayagate, membuat rakyat Indonesia menjadi miris melihat kondisi tersebut, karena negara dirugikan hingga puluhan trilyun rupiah.

Bahkan dikabarkan pengemplang dana tersebut adalah anak mantu salah satu pejabat negara, hingga kasusnya sampai saat ini masih mengambang.

Hanya saja netizen yang tidak pernah berhenti untuk menggambar gemborkan di jagad media sosial, hingga pihak pemerintah merasa jika netizen sudah tidak lagi bisa dihentikan, hingga akhirnya selain pengemplang yang disebut sebagai anak mantu seorang pejabat, juga Andi Arief mantan stafsus Presiden SBY menyebutkan jika salah satu anak perusahaan milik Menteri BUMN Erick Thohir juga ikut andil dalam Jiwasrayagate.

Yang terbaru di jagad Maya, ketika munculnya sebuah foto yang menyebutkan jika pada tahun 2018 lalu, Jiwasraya pernah menerima sebuah Sertifikat dari BUMN sebagai salah satu perusahaan dengan Product Development Terbaik di bidang Corporate Marketing dari sektor Finansial dan Hospitality.

Sertifikat ini diberikan pada acara BUMN Branding and Marketing Award 2018 yang ke 6 dan ditandatangani oleh Ir. SH Sutarto MI selaku CEO BUMN Track dan juga oleh Profesor Rhenald Kasali Ph.D yang bertindak sebagai ketua dewan juri kegiatan dan juga disebut sebagai Founder Rumah Perubahan.

Sertifikat ini dianggap sebagai salah satu hal yang “menjijikkan” dikacamata seorang ahli ekonomi Rizal Ramli.

“Inilah contoh ahli marketing ‘menyamar’ jadi ahli keuangan. Sebelumnya ahli yg sama menyatakan rekayasa keuangan Garuda adalah wajar dan inovatif, pada hal pidana: https://t.co/gg2rbWhJ2j

Banyak kalangan akademik ‘menjual’ integritas akademiknya demi uang & kekuasaan,” tulis Rizal Ramli pada akun sosmed twitteriliknya @RamliRizal.

Dan kegeraman Rizal Ramli ini dikomentari hingga 400 orang lebih dan disebarkan sebanyak 2.167 kali oleh netizen.

loading...