PB, JAKARTA – Hebohnya dan penyebaran yang semakin meluasnya “perjalanan” virus Corona yang sudah mencapai Australia membuat warga Indonesia mulai mewaspadai. Bahkan kabar adanya salah satu warga yang menjadi pasien salah satu rumah sakit di Jakarta dan di Bali, namun untungnya setelah dilakukan pemeriksaan dan akhirnya tidak diketemukan virus Corona bahkan mereka sudah dipersilahkan pulang karena hanya terjangkit ISPA.

Namun sekumpulan dokter yang terhimpun di Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), merasa perlu untuk memberikan pengetahuan bagaimana mencegah sejak awal dan juga mengenali ciri-ciri penderita virus Corona  menyikapi hal tersebut, dan PDPI menyarankan beberapa hal, antara lain :

1. Agar Masyarakat jangan panik.

2. Masyarakat tetap waspada terutama bila mengalami gejala demam, batuk disertai kesulitan bernafas, segera mencari pertolongan ke RS terdekat.

3. Health Advice :
– Melakukan kebersihan Tangan rutin, terutama sebelum memegang Mulut, Hidung dan Mata, serta setelah memegang instalasi publik.

– Mencuci Tangan dengan Air dan Sabun Cair serta bilas setidaknya 20 Detik.
Cuci dengan Air dan keringkan dengan Handuk atau Kertas.

– Menutup Mulut dan Hidung dengan Tissue ketika bersin atau batuk.

– Ketika memiliki gejala saluran napas, gunakan Masker dan berobat ke fasilitas layanan kesehatan.

4. Travel advice :
– Hindari menyentuh Hewan atau Burung.

– Hindari mengunjungi Pasar basah, Peternakan atau Pasar Hewan hidup.

– Hindari kontak dekat dengan Pasien yang memiliki gejala Infeksi Saluran Napas.

– Patuhi petunjuk keamanan makanan dan aturan kebersihan.

– Jika merasa kesehatan tidak nyaman ketika di Daerah Outbreak terutama demam atau batuk, gunakan Masker dan cari layanan kesehatan.

– Setelah kembali dari Daerah Outbreak, Konsultasi ke Dokter jika terdapat gejala demam atau gejala lain dan beritahu Dokter riwayat perjalanan serta gunakan Masker untuk mencegah penularan penyakit.

Jakarta 17 Januari 2020

Pengurus Pusat
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia.
DR. Dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR.

Ketua Umum
DR. Dr. Erlina Burhan.

loading...