PB Jakarta : Indonesia kembali kehilangan putra terbaiknya,  Mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn.) Djoko Santoso, M.Si. dikabarkan menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 06.30 WIB, Minggu (10/5).

Kabar meninggalnya Djoko Santoso sebelumnya beredar dari pesan singkat WhatsApp dan dibenarkan oleh Habibburokhman “Innalilahi wa innailaihi Raji’un.. telah berpulang ke Rahmatullah Bapak Djoko Santoso bin Djoko Suyono. Semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT. Dan beliau ditempat kan di surga Allah SWT. Amin ya rabbal alamin..,” demikian punyi pesan tersebut.

Sebelumnya beliau sempat menjalani operasi pendarahan otak di RSPAD Gatot Subroto Jakarta seminggu yang lalu.

Jenderal TNI (Purn.) Djoko Santoso, M.Si.  lahir pada tanggal 8 September 1952, di Surakarta, Jawa Tengah. Ia memulai karirnya di bidang militer dan lulus AKMIL tahun 1975. Djoko Santoso pernah menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat dari 18 Februari 2005 hingga 28 Desember 2007 dan dimasa Pemerintahan SBY beliau diangkat menjadi Panglima TNI sejak 28 Desember 2007 hingga 28 September 2010.

Usai Pensiun Djoko Santoso melanjutkan karirnya dibidang politik dan bergabung di Partai Gerindra pada tahun 2015 dan masuk dalam struktur Dewan Pembina.

Saat pemilihan gubernur DKI ditahun 2017, beliau tercatat sebagai anggota tim sukses Anies-Sandi dan diberi tugas khusus mengawal Anies-Sandi di Jakarta Timur.

Pada Pemilihan Presiden, Djoko Santoso ditunjuk langsung oleh Prabowo sebagai Ketua Timses Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi. (hfz)

loading...