PB Jember – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Jember, benar-benar dibuat kesal dengan tingkah PT. Adhi Karya Jaya (AKJ), yang beralmat di Ruko Jemur Raya 5/17-18 Jalan Raya Jemur Sari 203 Surabaya , karena tidak ada satupun pihak perusahaan yang melakukan balasan terkait dengan surat sebelumnya yang dikirim.

Maka dengan terpaksa Dispenda mengeluarkan surat Nomor : 974/963/35.09.422/2015, tentang penyelenggaraan reklame, yang isinya memerintahkan untuk melakukan pembongkaran.

Pembongkaran kali ini ternyata dilakukan sendiri oleh pihak Dispenda tanpa melibatkan Satpol PP, “ ya kami tidak menerima surat tembusan dari Dispenda terkait dengan pembongkaran iklan milik PT. AKJ,” ujar Johan, Kasi Trantib Satpol PP Pemkab Jember kepada media.

Sebelumnya penerbitan surat dari Dispenda dikarenakan adanya surat keberatan dari Rahmat atas nama Sulistyowati pemilik lahan dan juga masyarakat sekitar, yang tidak pernah memberikan izin terkait dengan lahan mereka dipakai untuk  pemasangan papan reklame PT. AKJ.

Bahkan PT. AKJ ditengarai telah memalsukan surat ijin dari pemilik dan warga setempat, hingga diawal pihak Dispenda berani memberikan ijin pemasangan papan reklame.

Akibatnya Sulistyowati bermaksud untuk melakukan laporan polisi terkait dengan pemalsuan tandatangan untuk ijin pemasangan reklame oleh pihak PT. AKJ, “ kami akan meneruskan kasus ini ke pihak kepolisian,” ujar Sulistyowati yang didampingi Rahmat.

Pihak PT AKJ mempersilahkan kepada pihak Sulistyowati untuk meneruskan ke Polisi, “ kami sudah habis banyak hanya untuk memproses ijin iklan itu, biarkan saja,” ujar Zainul Arifin, salah satu perwakilan PT. AJK

(tik)

loading...