Padang – Rabu, (28/10) Mendampingi sang suami SBY, Ibu Ani menjawab pertanyaan para anggota Indonesia Future Society (IFS) dalam acara jumpa kangen sekaligus Kopi Darat, di Hotel Grand Inn Muara Padang.

Pertanyaan yang diajukan kepada SBY, bagaimana dengan kisah cinta mereka, namun SBY merasa jika dirinya tidak pandai merangkai cerita cinta mereka, maka SBY menyerahkan kepada ibu Ani.

Ibu Ani, yang masih menjadi salah satu anak dari Komandan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Sarwo Edhie, sementara SBY adalah salah satu.

“namun bukan saya yang pertama kali melirik ya,” ujar SBY disambut tawa peserta, namun Ibu Ani sendiri tidak mau kalah, jika sebenarnya SBY yang terlebih dahulu melirik, ” kalian tahu kan Pet tentara kan agak kebawah, nah itu dimaksudkan kalau melirik, tidak kelihatan,” ujar Ibu Ani.

Dan kisah cinta mereka hanya dengan surat-suratan, karena SBY menjadi Pimpinan taruna, ” beda dengan sekarang yang ada HP,” ujar Ibu Ani.

Ibu Ani melanjutkan bagaimana dirinya harus menemani SBY selama menjadi Presiden RI, ” saya harus selalu berada di samping beliau, karena saya yang harus menemani beliau untuk menjaga kesehatannya,” ujar Ani.

Karena SBY jika sudah bekerja tidak mengingat waktu, ” Bahkan sabtu minggu juga beliau masih sibuk, dan itu ditandai dengan lampu kamar masih hidup atau mati,” ujarnya.

Bahkan para dokter kepresidenan kadang marah jika melihat SBY masih bekerja sampai larut, ” mereka tidak mau pergi sebelum lampu kamar mati, dan pak SBY benar-benar istrahat,” ujar Ibu Ani.

Ibu Ani sempat menangis ketika SBY harus menerima hujatan dari rakyat, ketika mengambil kebijakan menaikkan harga BBM, ” saya sampai menangis di atas sajadah, dan kepergok bapak,” terang Ibu Ani, saya sampaikan jika kebijakan ini jangan sampai salah, dan pak SBY menjanjikan hal ini memang harus dilakukan demi kesejahteraan rakyat.

Menurut Ibu Ani mata bagian pak SBY yang terlihat membesar, di bagian pupil terlihat bengkak, itu dikarenakan bekerja yang tidak berhenti, ” mata sembab itu bukan pencitraan,” ujar Ibu Ani yang disambut tawa, dan hal itu dibenarkan oleh SBY.

(jalu)

loading...