PB, Sumedang  – Warga Bojong Bolang, Desa Sukadana, Kecamatan Cimanggung, Sumedang terganggu dengan pencemaran lingkungan.

Pasalnya, bau tak sedap dirasakan setiap hari oleh warga, Bau itu datang dari limbah pabrik tekstil yang berwarna hitam pekat di sekitar perkampungannya.

Hal itu sudah berlangsung sejak lama dan seakan dibiarkan oleh pemerintah setempat.

Apo Sopa (35), warga setempat, menuding pemerintah daerah tidak mengambil langkah peneguran serta penindakan terhadap perusahaan terkait. Padahal, selama ini warga sudah melaporkan gangguan tersebut kepada pihak desa maupun kecamatan setempat.

Bahkan, sempat ada kunjungan dari pemerintah dan anggota DPRD Kabupaten Sumedang yang melakukan pengecekan lokasi, hanya saja hasilnya seperti apa, warga tidak mengetahui secara pasti.

“Sampai saat ini, bau tidak sedap itu tetap ada, entah apa hasil kunjungan DPRD dan Pemkab, tidak pernah ada tindakan nyata,” terang Apo, kemarin.

Dirinya beserta warga lain, berharap pemerintah mengambil langkah tegas atas perusahaan yang selalu membuang limbah sembarangan hingga mengganggu warga sekitar.

“Kami meminta kepada anggota dewan agar bertindak tegas atas keluhan masyarakat terkait limbah,” ungkapnya.

Sebelumnya sempat ada aksi warga Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang mendatangi perusahaan untuk meminta pertanggujawaban pihak pabrik, Sebab, limbah yang dibuang itu masuk wilayah Kabupaten Bandung.

“Sepertinya pabrik punya jadwal tersediri untuk membuang limbah keluar pabrik melalui drainase di depan jalan yaitu setiap satu jam sekali, dan jika hujan besar limbah hitam pekat bisa meluber ketengah jalan,” pungkasnya.

(Ariosut)
loading...