PB, Banten – Seorang Istri yang cintanya dikhianati dan bahkan diam- diam dimadu oleh sang suami pasti merasa kecewa dan sedih. Di Pandeglang, Banten, hal tersebut terjadi.

Seorang Istri yang bersuamikan seorang Pegawai Negeri Sipil pada Instansi Dinas Pekerjaan Umum (PU), mengambil langkah tegas dengan melaporkan suaminya yang nekat menikah lagi tanpa sepengetahuannya.

Alih-alih izin kepada si istri, sang suami yang merupakan abdi negara ini bahkan menikah dengan menggunakan surat palsu dengan mengaku belum pernah menikah.

Pelaku yang diketahui bernama Susalit Alius bin Alius Moran terpaksa dilaporkan istrinya ke Polda Banten dengan nomor Pol BP/52/VII/2015/ Ditreskrimum tanggal 23 Juli 2015 dan diterima tanggal 18 Agustus 2015  oleh Kasubdit 1 Renakta Ditkrimum Polda Banten AKBP Supangkat SH. MH.

Supangkat membenarkan adanya pelaporan kasus yang dilaporkan oleh Istri Susalit saat para awak media dari Jakarta mengkorfirmasi hal tersebut di ruangan Subdit 1 Remaja Anak- anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Kriminal Umum Polda Banten.

“Ya memang laporan itu sudah masuk ke kami, itu langsung dilaporkan oleh istri tuanya (Nyonya Susalit),” jelas Supangkat di Serang Banten, Selasa (10/10)

Supangkat memaparkan bahwa setelah dilakukan penelitian atas laporan tersebut ternyata hasil penyidikannya sudah lengkap.

Dalam surat pelaporan tersebut yang sempat direkam visual oleh awak media, dalam perihal berbunyi; pemberitahuan hasil penyidikan perkara pidana atas nama tersangka Susalit Alius bin Alius Moran yang melanggar Kesatu pasal 279 ayat (2) KUHP atau Kedua Primair pasal 266 ayat (2) subsidair pasal 263 ayat (2) KUHP sudah lengkap. Lampiran dua berkas dengan Nomor B 1737 ditujukan langsung ke Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten.

Lebih lanjut Supangkat mengatakan, laporan oleh istri Susalit yang tak rela dimadu ini  kini oleh pihak Subdit 1 Renakta Direktorat Kriminal Umum Polda Banten, telah dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Jadi laporan dari Istri tua Susalit sudah kami limpahkan ke Kejaksaan”, pungkasnya.

(Hendry)

loading...