PB, Kendari – Sebanyak 21 ribu butir obat jenis PCC yang biasa dikonsumsi oleh kalangan remaja untuk menenangkan diri atau biasa disebut mumbul berhasil diamankan oleh Jajaran Kepolisian Sektor Abeli Sulawesi Tenggara di Anggalo Melai Kecamatan Abeli  Selasa, (1/12) Pukul 14.30 wita.

Selain barang bukti kepolisian juga berhasil mengamankan salah seorang pria berinisial RA yang diduga sebagai kurir obat – obatan tersebut.

Kapolsek Abeli Ipda Rudika Harto mengatakan bahwa pihak Polsek Abeli sudah memprogramkan melacak dan memonitor untuk menangkap pelaku yang diduga mengedarkan obat khusus tersebut.

“Sudah saya programkan bersama anggota kepolisian khususnya Polsek Abeli untuk melacak, memonitor untuk menangkap pelaku yang diduga mengedarkan narkoba dalam hal ini tersangka memang sudah lama kita intai cuman sekarang yang bisa kita amankan obat-obatnya beserta kurirnya” ujar Rudika

RA yang merupakan kurir barang haram tersebut menjelaskan bahwa dirinya baru pertama kali menyebarkan obat tersebut, dirinya juga mengaku tidak mengetahui darimana asal obat – obat tersebut.

“Saya tidak tahu dimana asalnya obat ini, saya hanya ambil, dan langsung mengantarkan ini ke Anggalo, dan saya tidak memakainya saya hanya mengantarkan” jelasnya.

RA mengaku obat tersebut dijualnya dengan harga Rp 2,5 juta sebanyak 1000 butir, dan 25 butir seharga Rp 10 ribu.

Sementara itu pihak Kepolisian Sektor Abeli masih mendalami lagi kasus tersebut, “Kita selidiki lebih dalam lagi, agar tersangkanya bisa terungkap siapa, dan dimana barang tersebut diambil” ujar Kapolsek.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya RA dikenakan pasal  197 Subsider 198 Undang Undang Kesehatan dengan ancaman 15 tahun penjara.

(Nomilia)

loading...