PB, JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) meluncurkan sebuah karikatur guna mengkampanyekan program revolusi mental.

Peluncuran karikatur dilakukan langsung oleh Mensos  Khofifah Indar Parawangsa bersama Menteri Pemberdayaaan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan  Maharani, di kantor Kemensos, Jalan Salemba Raya, Jakpus, Rabu (16/12).

Peluncuran karikatur tersebut bertujuan mengajak masyarakat agar peduli terhadap sesama di lingkungannya.

Menurut Mensos, terdapat tiga nilai utama dalam revolusi mental, yakni integritas, kerja keras serta gotong royong.

“Ada tiga nilai utama dalam revolusi mental diantaranya, integritas, etos kerja dan semangat gotong royong yang harus menjadi bagian dari budaya kerja dan mampu memberikan warna pada gerakan  nasional revolusi mental,” jelas Khofifah, di Salemba, Jakarta Pusat Rabu (16/12).

Lebih jauh Khofifah memaparkan bahwa peluncuran karikatur tersebut merupakan bagian dari program nawacita yang dimaksimalkan oleh kementerian yang dipimpinnya.

“Nawacita yang dimaksud adalah pada butir yang menyebutkan restorasi sosial, seperi peduli lansia, gerakan penyandang disabilitas, pengguna napza, ataupun Otha,” ujar sang menteri.

Sementara Puan Maharani dalam sambutannya mengatakan, keberhasilan revolusi mental tidak dapat diukur dalam hitungan bulan, melainkan harus dilakukan terus menerus.

“Revolusi mental tidak dapat dilakukan sendiri melainkan dilakukan dengan bergotong royong, dimana nilai gotong royong inilah yang harus menjadi bagian dari budaya kerja,” kata Puan.

Adapun isi pesan penggunaan media karikatur terkait kegiatan revolusi mental tersebut diharapkan bisa lebih cepat diterima masyarakat, serta adanya gerakan bersama- sama demi memajukan kesejahteraan bangsa.

(Beb)

loading...