PB, Jakarta – Satuan Reskrim Polsek Johar Baru, Jakarta Pusat mengamankan seorang bandar ganja bernama Ibrahim (24).

Ibrahim yang diketahui sebagai warga Kemayoran tersebut mengaku dapat meraup keuntungan sebanyak 22 juta rupiah dari berjualan ganja.‬

“Saya sudah tiga bulan jualan. Soalanya peminatnya  banyak,” kata Ibrahim,  Jumat (18/12/2015).‬

Ibrahim mengaku, ia nekat menjajakan ganja lantaran terbentur kebutuhan ekonomi.

Sedangkan keuntungannya dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari serta kedua orang tua nya.‬

‪”Uang nya buat pengobatan ibu saya yang lagi sakit,” ujarnya.

Kapolsek Johar Baru Kompol Wiyono mengatakan saat dilakukan penggeledahan di rumahnya di Kemayoran Barat IX, RT 13/06, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (16/12) lalu.‬

Petugas menemukan barng bukti berupa ganja  11 kilogram yang siap diedarkan.

Ganja-ganja itu terbungkus rapih dan sudah dipaketkan menjadi 8 buah pekat besar yang mempunyai berat 2 kilogram per paketnya. Lalu ditemukan juga 14 bungkus warna cokelat seberat 400 gram.‬

‪”Setiap paket yang seberat 2 kilogram dijual 800 ribu dan yang per paket kecil yang dibungkus pakai plastik sampul dijual sekitar 200 ribu rupiah,” kata Wiyono.‬

“Cara membeli nya dengan menggunakan telepon. Konsumen menghubungi pelaku, lalu mereka janjian di suatu tempat untuk proses transaksi,” ungkap Wiyono.‬

‪Ibrahim yang juga pekerja serabutan ini dijerat pasal 114 juncto pasal 112 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurungan 20 tahun penjara‬.

(WAF) 

loading...