PB, JAKARTA –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan  RJ Lino (RJL) sebagai tersangka dalam kasus dugaan  melakukan tindak pidana korupsi dalam pengadaan Quay Container Crane (QCC) di tahun 2010.

Menurut Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, terkait penetapan Rjl sebagai tersangka,  surat perintah penyidikan atas kasus tersebut diteken oleh Pimpinan KPK tertanggal 15 Desember 2015.

“Dalam pengembangan penyelidikan, KPK menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan Rjl, Dirut PT Pelindo II, sebagai tersangka,” kata Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati saat menggelar konferensi Pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat (18/12). 

Yuyuk melanjutkan, mengenai  potensi kerugian negara dalam kasus tersebut masih dalam perhitungan tim penyidik KPK.

RJ Lino dijerat Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 KUHP.

(Beb)

loading...