PB, Purworejo – Setelah launching di Stasiun Pasar Senen Jakarta pada 12 Desember lalu, kereta kesehatan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI), Rail Clinic, Sabtu (19/12) melakukan operasional perdana di Stasiun Wojo, Desa Dadirejo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo.

Masyarakat di sekitar stasiun langsung dapat menikmati layanan kesehatan secara gratis di atas kereta selama satu hari.

Dari data paramedis, sedikitnya tercatat 140 warga memanfaatkan layanan tersebut.

Pelayanan kesehatan yang dapat dinikmati oleh masyarakat di Rail Clinic meliputi layanan kesehatan tingkat pertama seperti pemeriksaan umum, gigi, mata, kehamilan dan kefarmasian.

Disamping itu juga dilakukan pemberian kaca mata gratis serta penyuluhan kesehatan.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan di Rail Clinic masyarakat hanya diminta menunjukan kartu identitas kepada petugas.

“ Rail Clinic merupakan bentuk kegiatan kepedulian dan tanggung jawab sosial PT KAI kepada masyarakat,” ujar Direktur Utama PT. KAI, Edi Sukmoro.

Ke depan Edi berharap dapat menjalin kerjasama dengan BUMN atau lembaga lain untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di daerah-daerah yang jauh dari fasilitas kesehatan namun dapat terjangkau oleh kereta api.

Edi menambahkan, untuk sementara ini Rail Clinic baru beroperasi di wilayah pulau Jawa saja.

Namun demikian bila ke depan sudah ada kerjasama dengan pihak lain maka Rail Clinic akan beroperasi sampai luar pulau Jawa.

Pembuatan Rail Clinic dilatar belakangi oleh semangat PT KAI untuk memberikan layanan lebih kepada masyarakat Indonesia.

Khususnya di bidang kesehatan dengan memanfaatkan jalur KA sehingga dapat menembus daerah yang sulit dilalui kendaraan bermotor.

“Untuk proses pengerjaan Rail Clinic sendiri dilakukan sejak 10 Oktober 2015 di Balai Yasa Yogyakarta,” ujar Edi.

Dalam pengoperasian Rail Clinic tidak tergantung pada lokomotif sehingga dapat lebih leluasa.

Rail Clinic merupakan kereta armada yang dimodifikasi oleh Balai Yasa dengan retrofit kereta rel diesel (KRD).

Dilengkapi dengan toilet ramah lingkungan. Rangkainnya terdiri dari dua kereta (gerbong) yang masing-masing memiliki tata ruang dan jenis pelayanan kesehatan yang berbeda.

Rail Clinic juga pernah mendapat piagam penghargaan dari MURI sebagai kereta kesehatan pertama di Indonesia.

Kegiatan layanan perdana Rail Clinik dihadiri Deputi Bidang Usaha Kontruksi Dan Sarana Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN Pontas Tambunan.

Staf Ahli Kemenhub sekaligus Komisaris PT KAI Riza Permadi, Bupati Kulonprogo dr, Hasto Wardoyo,Sp,OG (K), PJ Bupati Purworejo Agus Utomo, Kapolres Purworejo AKBP Arsida Septiana dan jajaran PT KAI.

(WARDOYO)

loading...