PB, Jakarta – Pertarungan Pilkada Kabupaten Kota di Propinsi Maluku Utara telah usai, beberapa pemenang dari hasil hitungan cepat juga sudah diketahui oleh masyarakat.

Namun tingginya konstelasi pertarungan antar calon seperti di Kota Ternate menjadikan para pendukung masing-masing calon saling berhadapan.

Bahkan pertarungan politik di Pilkada Malut, menjadi salah satu standar kondisi sebuah pertarungan pemilihan kepala daerah, ini terlihat dari ucapan Menkopolhukam, Luhut Binsar Panjaitan, yang mengatakan jika pilkada Malut di anggap aman.

Anggota DPR RI dari partai Nasdem, Achmad Hatari mengatakan jika saat ini para pendukung yang kalah harus bisa menerima kekalahan.

“Semua memiliki hak untuk kalah,” ujar Hatari, kepada pembawaberita.com

” Semua sudah jelas, hasil hitungan sudah keluar dan kita bersama ketahui beberapa kabupaten telah keluar hasil pemenangnya,” ujar Hatari, biasa disapa, sambil menyebut nama-nama pemenang.

Terkait dengan pilkada Kota Ternate, Hatari dengan jelas mengatakan jika pemenangnya adalah incumbent, Bur-Ada keluar sebagai pemenang.

Terkait dengan berita yang dimuat di salah satu media cetak Maluku Utara, yang mengatakan jika Hatari mengucapkan jika [email protected] kalah, dirinya akan mengundurkan diri dari DPR RI dibantah.

“Saya tidak pernah mengatakan hal itu” ujar Hatari usai mengikuti sidang paripurna Pelindo II, di ruang sidang Paripurna III DPR RI.

(Jalu)

 

loading...