PB, Purworejo – Sulih Firmansyah (18) warga RT 02 RW 02 Desa Prembun, Kecamatan Prembun Kabupaten Kebumen.

Arif Rahman (18) warga Desa Sedo Gede, Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen.

Keduanya ditemukan tewas tenggelam di air terjun Desa Kaliurip, Kecamatan kemiri, Purworejo Sabtu (19/12) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kedua pelajar kelas XII SMA Negeri 1 Prembun itu ditemukan dalam posisi berpelukan.

Kapolsek Kemiri, AKP Karnoto menjelaskan, korban datang bersama empat rekan lainya.

M Zainun warga Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Andrean warga Prembun, Kebumen, Rizki Setiawan warga Desa Tunggal Roso, Prembun, Kebumen dan Parpujianto warga Desa Wirotaman, Mirit, Kebumen.

Kedatangan para pelajar itu ke tempat lokasi untuk refeshing setelah menerima raport hasil Ujian Akhir Sekolah (UAS).

Sebelum kejadian, rombongan kecil ini sempat mengabadikan beberapa foto.

Setelah itu mereka mandi bersama di curug (air terjun) yang mempunyai kedalaman mencapai 8 meter.

Namun sayang Sulih Firmansyah yang tidak bisa berenang terseret oleh derasnya arus di lokasi itu.

Arif Rahman yang melihat kejadian itu berusaha menolong justru ikut terseret dan tenggelam bersama Sulih.

Sementara rekan lainya hanya bisa menunggu di pnggir air terjun.

Cemas setelah sekian lama kedua rekanya tidak juga muncul mereka kemudian menuju kampung untuk melaporkan kejadian itu dan diteruskan ke kepala desa setempat.

Selanjutnya kades setempat dan beberapa warga menuju lokasi untuk menyelamatkan kedua korban yang tenggelam tersebut.

Setelah beberapa waktu kemudian kedua pelajar itu ditemukan sudah tidak beryawa dalam posisi berpelukan.

Karena sulitnya medan, evakuasi kedua korban tenggelam memakan waktu sekitar satu jam lebih.

Kemudian jenazah kedua korban tenggelam dibawa ke balai desa setempat.

“Kedua korban memang tidak di bawa ke rumah sakit karena ini murni kecelakaan dan pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” ujar Kapolres Kemiri, di Balai Desa.

Kapolsek menambahkan, pihak keluarga korban menerima kejadian yang menimpa keduanya, dan korban langsung di bawa pulang untuk dimakamkan.

(Wardoyo)

loading...