PB, Kendari – Hari ini tepat tanggal 22 Desember dirayakan sebagai hari ibu.

Namun hari ibu yang bertebaran di berbagai timeline social media berbeda yang dirasakan oleh seorang bocah bernama Al Khaizan yang masih berumur 5 tahun.

Al Khaizan masih bingung dengan bencana yang menimpa ibunya, yang jadi korban tenggelamnya Kapal Motor Marina B2 di Teluk Bone Kabupaten Kolaka.

Ibunya, Eka (28) bersama adiknya, Izam (3) menjadi korban tenggelamnya kapal bersama ratusan penumpang lainnya.

Al Khaizan tidak mau melakukan aktivitas apapun, bahkan kerabat keluarganya sampai bingung harus menjawab pertanyaannya.

” Dia selalu menanyakan kapan ibu dan adiknya akan datang ?” Ujar Lhya Puspita, kakak sepupunya yang selalu berusaha menemaninya.

Al tidak mau makan, bahkan raport sekolahnya tidak dia perdulikan, sementara Bapaknya, Inda sedang berada di Kabupaten Kolaka Utara menunggu kabar tentang istri dan anaknya.

Kesedihan tampak di raut wajahnya yang masih polos, ” Dia hanya mau makan kalau ada ibu dan saudaranya,” ujar Lhya.

Keriangan Al sejak kejadian tentang ibu dan saudaranya yang terkena musibah, hilang, bahkan saydara sepupunya yang sepantaran tidak di gubris, pikirannya melayang ke tempat lain.

Ketika di coba untuk bercerita, Al lebih banyak terdiam, dan sesekali melihat lawan bicaranya dengan tatapan kepolosan seorang anak kecil, yang tidak mengerti apa yang sedang terjadi.

(Nomilia)

loading...