PB, Jakarta -Di tangkapnya SH (34) Pilot, MT (23) Pramugara, SR (20) Pramugari, oleh BNN di Apartemen di Tangerang Selatan, Banten, kembali mengejutkan dunia penerbangan.

SH ternyata adalah salah satu pilot yang baru saja pindah dari maskapai lainnya, dan baru bekerja di maskapai Lion Air.

Mantan Kepala BNN Benny Mamoto mengatakan para pemilik maskapai yang memiliki catatan rekor pilot yang terkait dengan Narkoba tidak mau bekerjasama.

Benny mengatakan jika adanya pilot yang sudah diketahui menggunakan narkoba, selalu diberikan option, dan biasanya pilot ini akan memilih untuk berhenti (resign).

” Beberapa pilot yang tertangkap adalah pemain lama,” ujar Benny yang di wawancarai di salah satu TV swasta.

Masalah ini dikarenakan pihak maskapai dalam surat resign yang dikeluarkan tidak mencantumkan jika si pilot terlibat narkoba, akibatnya mereka masuk ke maskapai lainnya dengan gampang.

Menurut Benny seharusnya pihak maskapai memberikan surat keterangan ke Kementerian terkait agar lisensi ijin terbang mereka dicabut.

Fergirini salah satu warga yang sering melakukan perjalanan luar daerah, saat ini sudah takut untuk melakukan perjalanan dengan maskapai yang pilotnya paling banyak tertangkap oleh pihak BNN karena menggunakan narkoba.

” Apapun alasan pihak maskapai terkait dengan status pilotnya, namun Narkoba adalah bahaya buat kami penumpang,” ujar Rini.

Rini mendukung agar BNN selalu melakukan pemeriksaan kepada pihak maskapai manapun untuk melakukan pemeriksaan urine terkait dengan penggunaan narkoba.

Lain lagi dengan pengalaman Asraf yang pernah naik Maskapai yang pegawainya baru saja tertangkap menggunakan Narkoba, ” saya pernah menanyakan kepada pramugari terkait dengan jam tiba di Kendari dan dijawab dengan kasar oleh si pramugari,” ujar Asraf

Asraf mengatakan jika si pramugari mengatakan jika nanti diumumkan oleh pramugari, dan ini merupakan pengalaman yang sangat tidak mengenakkan buatnya.

Menurut salah satu rekan mantan pemakai Narkoba, mengatakan jika para pemakai yang sedang gelisah karena belum menggunakan narkoba atau istilahnya “nagih” memiliki tempareman tinggi, ” bisa jadi pengalaman Asraf salah satu contohnya,” ujarnya, sambil meminta agar tidak perlu menuliskan namanya.

(jal)

loading...