PB, Cianjur-Chaeronsyah, kontributor TVOne akhirnya terpilih menjadi Ketua Forum Jurnalis Televisi Cianjur (FJTC) periode 2016–2019 melalui Musyawarah Besar FJTC ke-1 yang digelar di Aula Hotel Bydiel di Jalan Ir H Juanda, Panembong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang dimulai sejak Rabu (23/12) siang kemarin.

Eron, panggilan akrabnya, mengungguli perolehan suara dari kontributor MetroTV, Nur Ahmad, dengan selisih cukup besar.

Ketua penyelenggara, Heri Setiawan mengatakan, pelaksanaan mubes tersebut merupakan bagian dari amanat dalam AD/ART organisasi sekaligus mengakhiri masa kepemimpinan kontributor ANteve, Deni Hendra sebagai Ketua FJTV periode 2013-2015.

“Agenda utamanya memang untuk memilih ketua yang habis masa baktinya. Makanya harus lewat mubes,” kata kontributor BandungTV itu, Kamis (24/12) siang usai pemilihan ketua baru.

Selain memilih ketua baru, agenda lain mubes adalah untuk kembali membahas AD/ART yang akan disesuaikan dengan perkembangan di lapangan dan kebutuhan serta tuntutan organisasi.

“Tiap tahun kan memang harus ada penyesuaian. Jadi AD/ART juga menjadi pembahasan utama. Ini kan menjadi upaya untuk menetukan arah dan tujuan organisasi ke depannya,” jelas dia.

“Untuk AD/ART sudah dibahas kemarin. Hari ini agenda utamanya pemilihan ketua dan diskusi kekinian berkenaan dengan arah organisasi,” lanjut Heri.

Uniknya, meski organisasi tersebut mengatasnamakan awak media televisi, namun tetap mengakomodir dan merangkul jurnalis dari media cetak, elektronik dan radio.

“Ini mewakili semangat kebersamaan sesama jurnalis. Jadi kami tidak mengkhususkan harus jurnalis televisi saja, tapi kami terbuka,” terang dia.

Di lokasi yang sama, Eron mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan dan kepercayaan serta amanah yang dibebankan di pudaknya. Karena itu, ia pun bertekad membawa FJTC sebagai organisasi jurnalis yang profesional, berintegritas dan independen.

“Kami akan membuka komunikasi dengan semua pihak, baik relasi maupun sesama jurnalis dan mengembagkan organisasi agar memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” kata dia.

Selain itu, sambung dia, yang paling penting adalah untuk ikut andil dalam pembangunan di Cianjur agar bisa mengejar ketertinggalan dari daerah lain, baik melaui peliputan dan pemberitaan ataupun melalui tindakan riil di luar aktivitas kejurnalisan.

“Bukan hanya untuk kebutuhan tanggugjawab dan kapasistas kami sebagai jurnalis, tapi juga kepedulian kami sebagai manusia yang memiliki kepedulian sosial,” imbuh dia.

Salah satu pengurus FJTC periode lalu, Gani Aris, berharap agar kepengurusan yang baru ini bakal bisa lebih memberikan kontribusi, baik kepada anggota jurnalis maupun kepada masyarakat.

Dengan menjalin komunikasi ke semua pihak, dinilainya bisa menjadi cara ampuh untuk meminimalisir adanya salah persepsi berkenaan tugas kejurnalisan.

“Sebagai jurnalis memang wajib mengabarkan informasi dan peristiwa sesuai dengan realita di lapangan. Tapi yang juga penting adalah menjadi kontrol sosial atas ketimpangan dan kebijakan yang menimbulkan persoalan. Itu memang tugas jurnalis,” tutup dia.(RH)

loading...