PB, JAKARTA – Carmelita Hartoto yang kini menjabat sebagai  Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia  Bidang Perhubungan, memuji langkah yang diambil  Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubad) Djoko Sasono yang mengundurkan diri dari jabatannya setelah terjadi kemacetan parah menjelang hari Natal beberapa hari lalu.

Terkait hal tersebut, publik menilai kemacetan tersebut tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kemenhub.

“Kalau melihat secara fair, ini bukan hanya tanggung jawab Kementerian Perhubungan, ada pihak-pihak lain yang secara bersama-sama bertanggung jawab. Akan tetapi, Dirjen Darat mengambil tanggung jawab, ini patut kita apresiasi,” ungkap Carmelita dalam keterangan persnya seperti dikutip pembawaberita.com, Minggu (27/12).

Lebih lanjut Carmelita mengaku, secara historis arus transportasi pada masa libur Natal dan Tahun Baru tidak semasif sewaktu Lebaran.

“Ini yang mungkin membuat Kementerian Perhubungan dan Korlantas tidak melakukan kebijakan seperti masa Lebaran karena memang biasanya tidak padat. Kalau Natal dan tahun baru, umumnya ramai di bandara,” jelasnya

Kondisi tahun ini lanjut dia, berbeda. Libur Natal jatuh pada hari Jumat, ditambah lagi didahului libur Maulid Nabi pada 24 Desember.

“Orang cukup ambil cuti empat hari, dia bisa libur sebelas hari. Ini yang membuat membludak sebab semua orang ingin liburan. Jadilah kondisi seperti yang kemarin,” tambahnya.

Pujian juga diberikan Wakil Ketum Kadin ini terkait langkah Kemenhub menerbitkan larangan truk beroperasi saat pergantian tahun nanti.(Beb)

loading...