PB, Cianjur-Korban dugaan keracunan makanan dalam rangka peringatan Maulid Nabi di Kampung Cimaja RT 05/04 Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, makin bertambah. Berdasarkan catatan pendataan UGD RSUD Klas II B Cianjur, korban kini bertambah menjadi total 69 orang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keracunab tersebut berasal dari makanan yang disantap warga dalam peringatan Maulid Nabi di Masjid Al Mu’min yang berlangsung sejak sehabis Isya’.

Sesaat setelah usai kegiatan tersebut, Minggu (26/12) sekitar pukul 23.30 wib, masyarakat yang hadir diberikan makanan yang berupa nasi kotak lengkap dengan nasi, lauk pauknya, mie dan ayam goreng.

Nasi tersebut, oleh warga kemudian dibawa pulang dan dikonsumsi di rumah masing-masing. Namun, sekitar pukul 24.00 wib, sebagian warga mula merasakan mual dan sakit kepala.

Kondisi tersebut ternyata semakin bertambah parah pada Senin (27/12) dini hari sekitar pukul 02.00 wib. Pasalnya, jumlah warga yang merasakan mual, sakit kepala hingga muntah-muntah semakin banyak.

Kemudian, sejumlah warga yang sudah tidak kuat menahan rasa sakit, dilarikan ke UGD RSUD Cianjur untuk mendapatkan perawatan medis.

Puluhan warga tersebut tidak datang bersamaan dalam satu waktu yang sama, melainkan datang bergelombang hingga kini total mencapai 69 orang yang 15 diantaranya adalah anak-anak.

Salah seorang warga, Mumuy, menuturkan, dirinya mula merasakan pusing, mual-mual dan lemas sekitar kurang dari satu jam setelah mengkonsumsi masi kotak yang dibagikan panitia BKM Masjid Al Mu’min.

Karena sudah tidak dapat menahan sakit, ia memilih untuk ke RSUD Cianjur dengan diantarkan oleh kerabatnya.

Namun, ketika di UGD RSUD, ia terkaget karena sudah ada sejumlah tetangganya sudah dirawat di sana dengan keluhan yang sama.

“Terasanya mual, pusing dan muntah-muntah. Yang saya makan ya mie dari nasi kotaknya,” terang dia.

Ditemui di lokasi yang sama, Kepala Desa Cibeureum, Heri Suherlan, mengakui bahwa nasi kotak yang diduga menjadi biang keracunan massal itu berasal dari nasi kotak yang dibagikan kepada warga.

“ini dari acara Maulidan. Itu sudah jadi acara rutin warga setiap tahunnya untuk acara Maulidan dan Rajaban,” kata dia.

Mendapati informasi banyaknya warganya yang keracunan, ia pun langsung menyusul ke UGD RSUD Cianjur.DSC_0607DSC_0605DSC_0604

“Nah, ini perkiraan sementara dari makanan. Menurut warga itu dari jam dua malam. Pusing, mual-mual dan muntah. Warga yang sakit sudah dibawa ke sini semua,” tambah dia.(RH)

loading...