PB, Cianjur-Pihak kepolisian bertindak cepat dan langsung melakukan penyelidikan berkenaan keracunan massal yang mengakibatkan 69 warga Kampung Cimaja RT 05/04 Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dirawat di UGD RSUD Klas II B Cianjur.

69 warga tersebut mendapatkan perawatan medis yang diduga kuat diakibatkan keracunan nasi kotak yang dibagikan dalam acara Maulid Nabi di Masjid Al Mu’min.

Kapolsek Cugenang, AKP Iwan Mustawan, menyatakan, pihaknya kini sudah menyita sampel dan sisa makanan yang diduga kuat menjadi pemicu keracunan massal tersebut.

Tujuannya, sampel makanan itu nantinya akan langsung diserahkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur untuk kemudian dikirim ke laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat untuk diteliti lebih lanjut.

Kapolsek menuturkan, pihaknya sendiri sudah mendapatkan laporan dari warga Senin (27/12) dini hari tadi. Selanjutnya, pihaknya pun langsung menyita sisa makanan yang masih dimiliki oleh warga.

“Laporan masuk pertama kali sekitar jam 03.00 wib tadi. Kami langsung mendatangi lokasi dan menyita sisa makanannya,” kata Iwan.

Selanjutnya, imbuh Kapolsek, pihaknya berkoordinasi denga pihak desa untuk memfasilitasi puluhan warga agar secepatnya mendapatkan perawatan medis di UGD RSUD Cianjur.

“Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, semua warga yang memiliki keluhan langsung dibawa ke RSUD dengan menggunakan kendaraan operasional polsek dan warga,” jelas dia.

Iwan menambahkan, pihaknya kini sudah mengamankan sekotak nasi yang dibagikan ke masyarakat dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi di Masjid Al Mu’min di Kampung Kampung Cimaja RT 05/04 Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Minggu (26/12) malam.

“Nanti akan kami kirim sampel makanan ini ke laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Jabar untuk diteliliti dulu,” terang dia.

“Belum ada yang diamankan. Panitianya dari BKM masjid,” tutup Kapolsek.(RH)

loading...