PB Jakarta, Guna merespon tingginya  tingkat korupsi di indonesia, Kejaksaan membentuk Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (Satgassus P3TPK). Pembentukan Satgassus P3TPK bertujuan menjadikan upaya pemicu bagi penberantasan tindak pidana korupsi yang dilakukan diseluruh satuan kerja Kejaksaan di Indonesia.

Capaian Kinerja Satgassus P3TPK di seluruh Indonesia sampai akhir tahun 2015, adalah sebagai berikut : Penyelidikan : 1.863 Perkara, Penyidikan : 1.717 Perkara, Penuntutan : 2.274 Perkara, Eksekusi : 565 Perkara. Hingga dari Tahap Penyidikan dan Penuntutan, Satgassus P3TPK telah menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp. 604.461.049.374. Adapun capaian kinerja Uang Pengganti yang diseto ke Kas Negara sebesar Rp. 72.744.319.412, 14.

Untuk mengefektifkan penindakan terhadap tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang lintas batas negara, Kejaksaan melakukan kerjasama bilateral maupun multilateral, seperti kerjasama antara Jaksa Agung se-ASEAN dan Tiongkok yang dideklarasikan dalam kegiatan The 9th ASEAN-China Conference of the Prosecutor-General. Kerjasama yang meliputi penanganan korupsi, pengembalian buronan, pengembalian asset serta perampasan asset. Dalam hal tersebut Wakil Jaksa Agung sebagai ketua Tim Terpadu Pencari Tersangka, Terpidana, dan Asset dalam Perkara Tindak Pidana (TTPT2APTP), yang dibentuk oleh lintas kementerian / lembaga. (Hefrizal)

loading...