PB, Cianjur – Ternyata, penyebaran terompet yang memakai sampul dengan lafadz Alquran, sudah menyebar cukup luas.

Terbukti, di Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, juga ditemukan terompet serupa.

Terompet tersebut ditemukan oleh anggota Koramil 0807/Cikalongkulon melalui Babinsa Desa Sukagalih, Serka Koharudin pada Rabu (30/12) petang kemarin.

Selanjutnya, puluhan terompet yang didapat dari hasil penyisiran di sejumlah pasar dan pedagang keliling musiman itu langsung diamankan di Makoramil 0807 Cikalongkulon.

“Saat itu tidak sengaja sedang patroli. Ada seorang pedagang mangkal di Kampung Babakan Termas, Desa Sukagalih, Kecamatan Cikalongkulon, yang menjual terompet bersampul Alquran. Makanya langsung kami amankan,” kata Danramil 0807/Cikalongkulon, Kapten Inf Edi Surono melalui sambungan telepon selularnya, Kamis (31/12).

Sebagai barang bukti, tercatat ada sekitar 36 terompet berbahan sampul Alquran dari bahan plastik diamankan.

Adapun lafadz Alquran itu terdapat di bagian ujung terompet yang tersamarkan oleh bagian rumbai-rumbainya.

Secara kasat mata, memang bungkus terompet tidak terlihat, bahkan jika kurang jeli, hanya nampak seperti motif batik. Tapi setelah diperiksa, terompet terbuat bahan sampul plastik Alquran.

“Kalau secara kasat mata tidak semua terbuat dari jilid (sampul, red) Alquran. Sebagian asli bahan terompet biasa,” Jelas dia.

Danramil menambahkan, hal itu sebagai tindak antisipasi hal-hal yang tidak diharapkan atau dugaan muncul persepsi berbeda dari masyarakat. Pasalnya, bisa saja muncul persepsi keliru dari masyarakat hingga menimbulkan keresahan.

“Kami juga menghimbau dan akan tetap patroli dalamn mengamankan situasi lingkungan tentram dan cipta kondusif. Jangan sampai terbawa terpengaruh ajakan tak bertanggungjawab, apalagi menjerumuskan tak diharapkan,” tutup dia.

(RUH)

loading...