PB, Jakarta – Bekerjasama dengan pihak Kementerian dan Kelautan, TNI AL pada tanggal 28 Desember 2015 lalu, menetapkan akan melakukan penenggelaman kapal ilegal fishing yang berada di empat titik di Indonesia.

IMG_20151231_015901Sekitar 26 kapal yang akan ditenggelamkan merupakan kapal hasil penangkapan selama beberapa bulan terakhir, dan tersebar di beberapa pelabuhan di Indonesia.

Sebelumnya pihak TNI AL dan KKP pada bulan September lalu telah meledakkan beberapa kapal yang berhasil ditangkap, “sejauh ini sudah 107 Kapal yang berhasil ditenggelamkan pihak TNI AL bekerjasama dengan KKP,” ujar Kapuspenal, Laksamana Pertama TNI AL, M. Zainudin.IMG_20151231_015932

Kesepuluh kapal yang akan ditenggelamakn secara seremonial masing-masing yang berasal dari Indonesia 6 Kapal, 2 Kapal milik warga Philipina, dan 2 dari Malaysia.

Adapun tempat yang akan menjadi eksekusi keenam kapal di Tahuna Sulawesi Utara, Tarakan Kalimantan Utara, Tarempa Batam Kepulauan Riau, dan Belawan Medan Sumatera UtaraIMG_20151231_015944

Rencana penenggelaman secara seremonial, melalui ruang kendali Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan secara Ilegal atau biasa disebut Satgas 115, di lantai 6, Gedung Mina Bahari I kantor KKP.

Untuk tim pelaksana penenggelaman, akan dilaksanakan oleh, Stasiun PSDKP Pontianak, Pangkalan TNI AL Pontianak, KP Hiu Macan, Kopaskha, Satker PSDKP Batam, Pangkalan TNI AL Batam, PAngkalan PSDKP Bitung, Pangkalan TNI AL Bitung dan Satker PSDKP Sorong beserta PAngkalan TNI AL Sorong.

 

loading...