PB, AMBON – Peresmian Jembatan Merah Putih (JMP) yang menjadi kebanggaan masyarakat Provinsi Maluku, kembali mengalami penundaan. Penundaan peresmian jembatan yang proyeknya telah dimulai sejak lima tahun lalu (2011) akibat terjadinya gempa bumi  yang mengguncang  kota Ambon, pada Rabu (29/12).

Terkait hal tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum  dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjamin pekerjaan Jembatan Merah Putih  rampung Januari ini dan beroperasi sebulan setelahnya.

Menteri PUPR Basuki Hadimujono menegaskan hal tersebut saat meninjau proyek Jembatan Merah Putih di Ambon, Maluku, sesaat lalu.

Diketahui, Gempa  berkekuatan 5,3 Skala Richter (RS), telah menyebabkan tertundanya penyambungan bentang tengah Jembatan Merah Putih. Rencana semula penyambungan segmen terakhir akan dilakukan pada malam pergantian tahun (31/12).

Lantaran lantai (deck) jembatan pada pilon satu dan pilon dua mengalami pergeseran, sehingga pekerjaan penyambungan segmen akhir tertunda sekitar 1-2 minggu kedepan.

Pemerintah pusat mengharapkan pihak kontraktor agar tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam menangani proyek ini. Menggarap jembatan sama halnya dengan membangun bendungan besar.

Selain itu, bangunan jembatan selalu dilakukan pengecekan ulang oleh Komisi Komisi Keamanan Jembatan guna memastikan tingkat keamanannya.

Jembatan Merah Putih yang membentang di Teluk Dalam Pulau Ambon, menghubungkan Desa Poka, Kecamatan Sirimau pada sisi utara dan Desa Galala, Kecamatan Teluk Ambon pada sisi selatan.

Secara teknis, Jembatan Merah Putih membentang sepanjang 1.140 meter. Terbagi dalam tiga bagian.

Bagian pertama, Jembatan Pendekat di sisi Desa Poka sepanjang 520 meter, Jembatan Pendekat di sisi Desa Galala sepanjang 320 meter, dan jembatan utama sepanjang 300 meter.

Jembatan Merah Putih merupakan tipe jembatan khusus, sistem beruji kabel atau cable stayed, dengan jarak antar pilon sepanjang 150 meter.

Pembangunannya dimulai sejak 17 Juli 2011 dan membutuhkan total biaya sebesar Rp 772,9 miliar.

Anggaran tersebut termasuk biaya untuk pembangunan bangunan pelengkap yaitu underpass Jalan Sudirman sebagai tempat berputar kendaraan dari dan menuju ke Jembatan Merah Putih.

(Beby)

loading...