PB, Jakarta – Kemenangan perusahaan pembakar hutan di Pengadilan Negeri Palembang oleh PT. Bumi Mekar Hijau (BMH) sungguh sangat disesalkan.

Hanya karena alasan jika lahan yang terbakar bisa ditanami kembali, majelis Hakim langsung memutuskan gugatan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tidak dikabulkan.

Sementara akibat kebakaran hutan banyak hewan-hewan yang harus keluar dari hutan, dan ini mengakibatkan ekosistim kita menjadi rusak.

Namun sangat kontras dengan apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi, dalam sebuah postingnya di akun @jokowi terlihat presiden melepas ratusan ekor burung di Bogor hasil dari membeli di Pasar Burung jalan Pemuda Jakarta Timur.

Dalam tulisannya Jokowi menganjurkan untuk menjaga ekosistim, ” sebaiknya Jokowi juga tegas terhadap perusahaan pembakar hutan yang sudah merusak ekosistim,” ujar Ira Rahmiyanj salah satu penyayang hewan dan lingkungan.

Menurut Ira, Jokowi sebaiknya mencabut semua ijin usaha para pembakar hutan, ” kalau tidak bisa dicabut, pending dulu aktivitas mereka,” ujarnya geram.

Beberapa eaktu lalu media-media nasional dan luar negeri memberitakan bagaimana hewan-hewan terpaksa harus mengalami kesulitan hidup, hingga masuk ke areal perkampungan akibat kebakaran hutan.

Hal ini harus menjadi pelajaran buat Jokowi jika memang ingin menjaga ekosistim kehidupan, karena hutan adalah salah satu sumber kehidupan terpenting bagi manusia.

loading...