PB, Jakarta – Pasca masuk dalam daftar pencarian orang, Moheri (37) akihrnya berhasil diringkus oleh Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, di Madura, Jawa Timur.

Tersangka ditangkap lantaran diketahui sebagai pelaku pembunuhan terhadap seorang penjual nasi bebek bernama Susanto (28) beberapa waktu lalu.

Kapolsek Tambora, Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, terungkapnya kasus tersebut bermula dari keterangan para saksi yang menginformasi bahwa pelaku yang diduga melakukan aksi pembacokan tersebut.

Moheri (37), pelaku pembacokan pedagang nasi bebek mengaku nekat melakukan aksi tersebut lantaran sakit hati, “Saya sakit hati karena dia nikahi istri saya. Padahal istri masih status resmi,” kata Moheri, Senin (4/12/2015).

Wirdhanto Hadicaksono mengatakan atas perbuatan tersebut pihaknya menjerat pelaku dengan pasal 340 KUHP tentang sengaja melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia. Ancaman hukuman 20 tahun penjara.

“Barang bukti yang disita sebilah celurit, satu unit Hp merk Samsung, sepeda motor dan pakaian milik korban,” pungkasnya.

Sebelumnya, seorang penjual nasi bebek bernama Susanto (28) ditemukan tergeletak bersimbah darah di Jl TSS Raya, Tambora, Jakarta Barat. Pihak kepolisian sempat membawa korban ke Rumah Sakit Tarakan guna mendapat pertolongan medis, namun nyawa korban tidak tertolong lantaran kehabisan darah.

Korban diduga kuat dibunuh oleh orang tak dikenal setelah terlihat beberapa luka sabet senjata tajam di tubuhnya, yakni mengalami luka bacok di bagian pundak dan leher.

Setelah dikembangkan Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat akhirnya membekuk Moheri di Madura, Jawa Timur.

loading...