PB, Jakarta – Upaya Unit Jatanras Polres Metro Jakarta Barat menangkap komplotan perampok, diwarnai dengan aksi kejar-kejaran hingga baku tembak.

Alhasil seorang pelaku bernama Firman (40) terpaksa tewas tertembak dalam insiden itu.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Didik Sugiarto mengatakan, insiden tersebut bermula dari pengembangan kasus di Sekolah Tunas Muda, Kembangan, Jakarta Barat, pada 30 Desember 2015 lalu.

Para pelaku yang sudah dibuntuti itu disergap di kawasan Bekasi. Namun para pelaku melarikan diri dan petugas mengejar mereka.

“Polisi kemudian melepaskan tembakan peringatan hingga tembakan terukur yang mengakibatkan salah satu tersangka tewas. Sementara 5 pelaku lainnya berhasil dibekuk anggota dengan keadaan 2 pelaku lainnya tertembak di bagian kaki,” kata Didik, Selasa (5/1/2015).

Berikut data para tersangka yang berhasil diringkus :

1. Arta, Serang, 39 Th, (luka tembak kaki sebelah kanan karena menyerang petugas dengan samurai sekira 70 cm)

2. David Thamrin als Thamrin, Lampung, 38 Th (luka tembak kaki kanan dan kiri karena menyerang petugas dengan golok sekira 45 cm)

3. Nur Achmad Als Pentom, Bogor (38).

4. Junaedi Daeng (25), Makassar. 

5. Rico Jarica (25), Cianjur.

6. Firman als Kariman (40), Serang. Meninggal dunia karena menyerang petugas dengan senjata api rakitan dengan kaliber peluru M-16 kaliber 5.56 mm.

(WAF) 

loading...